Riset & Analisa

Cara Bikin Trading Plan — Entry, TP, SL, Evaluasi

👁️ 2 dibaca

Cara Bikin Trading Plan — Entry, TP, SL, Evaluasi

Apa Itu Trading Plan?

Trading plan adalah aturan tertulis yang kamu ikuti sebelum, saat, dan setelah trading. Ini yang membedakan trader profesional dari gambler.

Komponen Trading Plan

1. Seleksi Saham

Aturan jelas: saham apa yang boleh ditrading?

  • Contoh: hanya saham LQ45, market cap > Rp5T, volume > 10M per hari
  • Atau: saham yang breakout dari resistance dengan volume naik

2. Entry Rules

Kapan kamu masuk? Contoh:

  • Harga breakout di atas MA 50 + volume > rata-rata
  • RSI < 30 + bullish candlestick reversal
  • Support teruji minimal 2 kali

3. Stop Loss (SL)

Batas rugi — ini wajib. Contoh:

  • SL 3% dari entry
  • SL di bawah support terdekat
  • Kalau kena SL, jangan pindahin SL (kecuali trailing stop)

4. Take Profit (TP)

Target ambil untung. Contoh:

  • TP 1: jual 50% — R:R 1:2
  • TP 2: jual 30% — R:R 1:3
  • Sisanya trailing stop

5. Risk Management

  • % modal risiko per trading
  • Maksimal posisi bersamaan
  • Aturan kalau loss berturut-turut

6. Evaluasi

Setelah trading, catat:

  • Apakah entry sesuai plan?
  • Kenapa kena SL? (salah entry, atau market benar-benar berbalik)
  • Apa yang bisa diperbaiki?

Contoh Trading Plan Sederhana

Saham: BBCA Timeframe: Daily Entry: Breakout di atas Rp10.500 dengan volume > 50M SL: Rp10.000 (-4.7%) TP1: Rp11.500 (+9.5%) — jual 50% TP2: Rp12.000 (+14%) — trailing stop Lot: 2 lot (risiko 1% modal)

Jurnal Trading

Bikin spreadsheet atau notes:

Tanggal Saham Entry SL TP Hasil Catatan
01/01 BBCA 10500 10000 11500 +9.5% Sesuai plan
02/01 TLKM 4000 3800 4400 -5% Kena SL

Review tiap akhir bulan. Cari pola: apakah kamu selalu kena SL di jenis setup tertentu?

Disclaimer: Edukasi. Bukan rekomendasi investasi.

Bagikan: Twitter WhatsApp

💬 Komentar

0 komentar
0/500
⏳ Memuat komentar...