Berita Pasar

Weekly Wrap — Pekan 13–17 Juli 2026: IHSG Tembus 6.175 (+4,24%), BTC Bertahan di $63K, S&P Pertahankan BBB Outlook

👁️ 3 dibaca

Weekly Wrap **

Weekly Wrap — Pekan 13–17 Juli 2026: IHSG Tembus 6.175 (+4,24%), BTC Bertahan di $63K, S&P Pertahankan BBB Outlook

Oleh: Andre Finance | 17 Juli 2026

📊 Ringkasan IHSG Sepekan (13–17 Juli 2026)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup pekan ketiga Juli 2026 dengan performa mengesankan, mencatatkan penguatan lima hari berturut-turut (five-day rally) dan menembus level psikologis 6.100 serta 6.150.

IndikatorNilai Open Pekan (Senin, 13/7)5.924 High Pekan6.175,53 (Jumat, 17/7) Low Pekan5.924 (Senin, 13/7 — open) Close Pekan6.175,53 Perubahan Mingguan+251 poin (+4,24%)

Pergerakan Harian:

  • Senin (13/7): IHSG ditutup di 6.037,84 (+113 pts / +1,92%) — ditopang sektor barang baku (+2,96%), energi (+2,66%), dan perindustrian (+2,44%). BRPT dan AMMN menjadi motor penggerak. Net sell asing Rp274 miliar di sesi I.

  • Selasa (14/7): IHSG dibuka menguat 0,33% ke 6.057 — melanjutkan reli.

  • Rabu (15/7): IHSG melanjutkan penguatan, bertahan di zona hijau.

  • Kamis (16/7): IHSG ditutup di 6.108,20 (+66 pts / +1,10%). Seluruh 11 sektor saham menghijau. Sektor teknologi terbaik (+1,94%), basic (+1,57%), properti (+1,31%).

  • Jumat (17/7): IHSG ditutup di 6.175,53 (+67 pts / +1,10%). Level tertinggi pekan ini. Net buy asing Rp638,57 miliar di seluruh pasar — terbesar dalam sebulan terakhir.

🏆 Sektor Terbaik & Terburuk Pekan Ini

SektorPerforma 🥇 Teknologi+1,94% (Kamis) 🥈 Barang Baku (Basic Materials)+1,57% — didorong BRPT, ANTM, AMMN 🥉 Properti & Real Estate+1,31% Energi+0,74% Keuangan+0,92% (BBCA, BMRI jadi incaran asing) Kesehatan+0,53%

Catatan: Tidak ada sektor yang melemah signifikan pada Kamis (16/7) — seluruh sektor menghijau.

📈 Top 5 Gainers Mingguan (6–10 Juli — prev week data)

NoEmitenKenaikanHarga (Rp) 1NTBK (Nusatama Berkah)**+112,00%106 2SKBM (Sekar Bumi)+37,21%590 3BEEF (Estika Tata Tiara)+30,39%266 4LAND (Trimitra Propertindo)+26,00%63 5KOKA (Koka Indonesia)+25,93%**170

📉 Top 5 Losers Mingguan (6–10 Juli)

NoEmitenPenurunanHarga (Rp) 1TRUS (Trust Finance)**-26,67%440 2BAPA (Bakrie & Brothers)-25,40%282 3PEGE (Panca Global)-17,17%104 4WOOD (Integra Indocabinet)-14,68%186 5TCPI (Transcoal Pacific)-13,67%**6.000

Catatan: Data top gainers/losers berdasarkan periode 6-10 Juli 2026 (IDX Weekly Statistics). Untuk pekan 13-17 Juli, NTBK kembali mencatatkan kenaikan signifikan.

💸 Foreign Flow Mingguan

Arus modal asing menunjukkan perubahan positif signifikan pada pekan ini:

  • Pekan 6-10 Juli: Net sell asing sebesar Rp1,74 triliun (membaik dari Rp2,73 triliun pekan sebelumnya)

  • Pekan 13-17 Juli: Terjadi pembalikan arah (turnaround)

  • Kamis (16/7): Net buy asing Rp283 miliar — saham BBCA (+Rp187 miliar), BMRI (+Rp180 miliar), ANTM (+Rp59 miliar) menjadi incaran utama

  • Jumat (17/7): Net buy asing melonjak ke Rp638,57 miliar (Rp725 miliar di pasar reguler), level tertinggi dalam beberapa pekan — mayoritas di saham-saham perbankan

₿ Bitcoin: Harga & Sentimen

IndikatorNilai Harga BTC (17/7)$63.100 Range Mingguan$61.769 – $65.508 High Mingguan$65.508 (Selasa, 15/7) Low Mingguan$61.769 (Senin, 13/7) Perubahan Mingguan~+0,5% (dari close Jumat lalu ~$63.800) Perubahan Bulanan+8,9% Fear & Greed Index****47/100 — Netral (turun dari 56 minggu lalu)

Sentimen: Bitcoin bergerak sideways di kisaran $62K–$65K sepanjang pekan. Data tenaga kerja AS yang lemah (hanya 57.000 jobs di Juni) menjadi katalis positif karena meningkatkan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed. Namun, arus keluar ETF Bitcoin spot masih menjadi tekanan — Juni 2026 mencatat outflow terburuk sepanjang sejarah sebesar $4,51 miliar. Analis melihat level resistance di $65.000 dan support di $62.000–$60.000.

🛢️ Komoditas

  • Minyak Mentah: USD 79,63/barel (+4,77% sebulan). Ketegangan AS-Iran mendorong kekhawatiran gangguan pasokan energi.

  • Emas Antam: Rp2.606.000/gram (turun Rp27.000 atau -1,03%). Pelemahan harga emas global akibat penguatan dolar AS dan imbal hasil obligasi AS.

  • USD/IDR: Rp17.940 (rupiah menguat 0,37%).

📰 Top Stories Pekan Ini

  • S&P Pertahankan Rating Indonesia BBB dengan Outlook Stabil — Menjadi katalis utama penguatan IHSG akhir pekan. S&P mengafirmasi sovereign credit rating Indonesia di BBB dengan outlook stabil.

  • Pembalikan Arah Foreign Flow — Setelah berbulan-bulan mencatat net sell, asing kembali net buy besar-besaran di saham perbankan (BBCA, BMRI) pada Kamis-Jumat pekan ini.

  • Ketegangan AS-Iran Meningkat — Konflik geopolitik memicu pelemahan bursa regional Asia dan mendongkrak harga minyak. Namun IHSG mampu bertahan berkat sentimen domestik yang kuat.

  • Data Tenaga Kerja AS Lemah — Hanya 57.000 jobs baru di Juni vs ekspektasi 113.000, memperkuat ekspektasi pivot The Fed di pertemuan 28-29 Juli.

  • Outflow ETF Bitcoin Terburuk Sejarah — ETF spot Bitcoin AS mencatat outflow $4,51 miliar di Juni. Citi memangkas proyeksi inflow ETF menjadi nol.

📅 Kalender Pekan Depan (20–24 Juli 2026)

  • 20 Juli: Data Inflasi Indonesia (yoy) — ekspektasi konsolidasi setelah Juni di 3,34%

  • 22 Juli: Keputusan Suku Bunga Bank Indonesia (BI Rate) — diproyeksikan tetap di 6,00%

  • 24 Juli: Data Neraca Perdagangan Indonesia — Juni diperkirakan masih defisit

  • 24 Juli: Rilis Data PDB AS Q2 2026 (advance estimate)

  • 28-29 Juli: Rapat FOMC The Fed — keputusan suku bunga AS (pasar memperkirakan ada peluang pemangkasan 25 bps)

🔮 Proyeksi Pekan Depan

IHSG: Momentum positif diperkirakan berlanjut dengan support di 6.050 dan resistance di 6.200–6.250. Sentimen utama akan datang dari keputusan suku bunga BI dan data inflasi domestik. Jika BI mempertahankan suku bunga dan asing terus net buy, IHSG berpeluang menembus 6.200.

Bitcoin: Konsolidasi diperkirakan berlanjut di rentang $62.000–$65.500. Pergerakan signifikan kemungkinan baru terjadi menjelang FOMC akhir Juli. Level $65.000 menjadi resistance kunci — tembus di atasnya bisa membuka jalan ke $68.000.

Komoditas: Harga minyak berpotensi volatil tergantung eskalasi konflik AS-Iran. Emas masih tertekan oleh penguatan dolar.

📌 Disclaimer

Seluruh informasi dalam artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual aset keuangan. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan dengan penasihat keuangan profesional sebelum berinvestasi.

— Andre Finance

Bagikan: Twitter WhatsApp

💬 Komentar

0 komentar
0/500
⏳ Memuat komentar...