BACH dan EMMI Siap Melantai Besok, Dua Emiten Baru dari Sektor Berbeda
Jakarta â Dua emiten baru, PT Bach Multi Global Tbk (BACH) dan PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI), akan resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (8/7/2026). Keduanya menjadi emiten keempat dan kelima yang melantai di BEI sepanjang tahun ini, menyusul kesuksesan JELI dan JECX yang langsung mentok ARA pada hari pertama perdagangan perdana, Selasa (7/7/2026).
BACH hadir dari sektor infrastruktur telekomunikasi dengan aroma Grup Djarum, sementara EMMI membawa cerita pertumbuhan dari industri alat kesehatan. Kedua sektor sama-sama menyita perhatian pelaku pasar di tengah geliat IPO yang kembali bergairah.
⥠BACH â PT Bach Multi Global Tbk (Grup Djarum)
| Item | Detail |
|---|---|
| Kode Saham | BACH |
| Harga IPO | Rp442/lembar |
| Listing Date | 8 Juli 2026 |
| Sektor | Infrastruktur Telekomunikasi |
| Jumlah Saham Ditawarkan | 615 juta saham (15,06%) |
| Target Dana IPO | Rp271,83 miliar |
| PER Indikatif | 11,61 kali |
| PBV | 2,27 kali |
| Underwriter | PT Erdikha Elit Sekuritas |
Bisnis & Kinerja Keuangan
BACH bergerak di bidang penjualan dan penyewaan generator set (genset), serta jasa konstruksi dan pemeliharaan infrastruktur telekomunikasi. Pada tahun buku 2025, perseroan membukukan:
- Pendapatan bersih: Rp1,73 triliun â naik 39,7% dari Rp1,24 triliun (2024)
- Laba bersih: Rp155,55 miliar â melonjak 97,6% dari Rp78,74 miliar (2024)
- Laba usaha: Rp220,08 miliar dari Rp115,02 miliar
Dengan valuasi PER 11,61 kali, BACH menjadi salah satu IPO dengan valuasi paling murah di periode ini â jauh di bawah rata-rata industri sebesar 17,64 kali.
Penggunaan Dana
- Rp91,02 miliar â pembayaran sebagian pinjaman jangka panjang ke PT Bank Permata Tbk
- Sisanya â modal kerja pembelian genset untuk dijual/disewakan
Akuisisi Strategis Pasca-IPO
Menariknya, sebelum IPO para pemegang saham telah menyepakati skema perubahan kepemilikan. Berdasarkan perjanjian opsi yang ditandatangani Januari 2026, PT Global Telekomunikasi Prima (GTP) akan mengakuisisi 1,04 miliar saham milik PT Bach Multi Sukses Investama (BMSI) dengan harga Rp442 per saham â sama persis dengan harga IPO. Transaksi akan diselesaikan maksimal lima hari kerja setelah pencatatan.
Struktur pasca-opsi:
| Pemegang Saham | Porsi |
|---|---|
| PT Global Telekomunikasi Prima (GTP) | 51% (pengendali) |
| PT Bach Multi Sukses Investama (BMSI) | 26,77% |
| Masyarakat (publik) | 15,06% |
| Lainnya | 7,17% |
đĨ EMMI â PT Esa Medika Mandiri Tbk (Alat Kesehatan)
| Item | Detail |
|---|---|
| Kode Saham | EMMI |
| Harga IPO | Rp470/lembar |
| Listing Date | 8 Juli 2026 |
| Sektor | Kesehatan (Alat Laboratorium & Farmasi) |
| Jumlah Saham Ditawarkan | 522,86 juta saham (30%) |
| Target Dana IPO | Rp245,74 miliar |
| EPS (2025) | Rp27,98 |
| Underwriter | BRI Danareksa Sekuritas & INA Sekuritas Indonesia |
Bisnis & Kinerja Keuangan
EMMI bergerak di bidang perdagangan besar alat laboratorium, alat farmasi, dan alat kedokteran untuk manusia. Pada tahun buku 2025, perseroan membukukan pertumbuhan signifikan:
- Penjualan bersih: Rp454,64 miliar â naik 18,1% dari Rp384,93 miliar (2024)
- Laba bersih: Rp32,44 miliar â melonjak 188,2% dari Rp11,25 miliar (2024)
- Laba komprehensif: Rp71,64 miliar â ditopang surplus revaluasi aset tetap
- EPS: Rp27,98, naik dari Rp9,02 (2024)
Penggunaan Dana
- Rp50 miliar â pelunasan sebagian pokok pinjaman ke Bank Ina Perdana (bunga 10,5% p.a.)
- Sekitar 11,8% â belanja modal (pembangunan pabrik baru di Cikupa)
- Sekitar 68,7% â modal kerja (pembelian persediaan alat kesehatan)
- 1,04% â Employee Stock Allocation (ESA) untuk karyawan
Risiko yang Perlu Dicermati
Analis mencatat beberapa risiko pada EMMI:
- Konsentrasi pendapatan tinggi â sekitar 96% berasal dari proyek pemerintah
- Utang masih ada â sebagian dana IPO digunakan untuk bayar pinjaman
- Valuasi PER 22,8-26,3 kali â tergolong moderat, tidak semurah BACH
đ Perbandingan Cepat: BACH vs EMMI
| Aspek | BACH | EMMI |
|---|---|---|
| Harga IPO | Rp442 | Rp470 |
| Sektor | Infrastruktur Telekomunikasi | Alat Kesehatan |
| Dana IPO | Rp271,83 miliar | Rp245,74 miliar |
| PER | 11,61 kali (murah) | ~22-26 kali (moderat) |
| Pertumbuhan Laba | +97,6% | +188,2% |
| Katalis Positif | Akuisisi GTP (Grup Djarum) | Laba naik 3x lipat |
| Risiko | Utang Bank Permata | Konsentrasi proyek pemerintah |
đ Update Jadwal IPO Pekan Ini
| Tanggal | Emiten | Kode | Sektor |
|---|---|---|---|
| â 7 Juli | PT Niramas Utama Tbk | JELI | Consumer (INACO) â â ARA |
| â 7 Juli | PT Nitrasanata Dharma Tbk | JECX | Kesehatan (RS Mata) â â ARA |
| đ 8 Juli | PT Bach Multi Global Tbk | BACH | Infrastruktur Telekomunikasi |
| đ 8 Juli | PT Esa Medika Mandiri Tbk | EMMI | Alat Kesehatan |
| đ 9 Juli | PT Prodia Diagnostic Line Tbk | PRDL | Alat Diagnostik Kesehatan |
| đ TBD | PT Rans Entertainment Indonesia Tbk | RANS | Media & Hiburan |
Pelaku pasar akan mencermati apakah BACH dengan valuasi murah dan katalis Grup Djarum, serta EMMI dengan pertumbuhan laba 188%, mampu mengulangi performa ARA seperti JELI dan JECX pada hari pertama perdagangan besok.
AndreDevs Market Desk â 7 Juli 2026