đ Overview IHSG Pekan Lalu (29 Juni - 3 Juli 2026)
IHSG menutup pekan dengan aksi rebound signifikan. Pada Jumat (3/7/2026), IHSG melonjak 2,28% ke level 5.875,78 â didorong sentimen positif dari data nonfarm payrolls AS yang lebih rendah dari ekspektasi, memberi harapan The Fed menahan suku bunga lebih lama.
Namun secara akumulasi sepekan, IHSG masih melemah 0,35% dibanding pekan sebelumnya. Data domestik masih mixed: PMI Manufaktur di zona kontraksi (46,9), inflasi YoY naik ke 3,34%, dan neraca perdagangan defisit. Rupiah masih tertekan di kisaran Rp 18.000/USD.
Analis Phintraco Sekuritas melihat peluang IHSG menguji area 5.900â6.000 pekan depan didukung indikator MACD dan Stochastic RSI yang membentuk golden cross. Namun MNC Sekuritas mengingatkan potensi koreksi ke support 5.472â5.540. Support 5.842 â Resistance 5.916.
đ 5 Rekomendasi Day Trade (Jangka Pendek â 5-11 Juli 2026)
SahamEntryTPSLAlasanJPFA2.0502.1501.970Rekomendasi MNC Sekuritas & BRI Danareksa. Katalis dari sektor pakan ternak stabil & valuasi menarik.MLPL869780Rekomendasi MNC Sekuritas. Bergerak di sektor properti multimedia; momentum teknikal mendukung.PSAB430464410Rekomendasi MNC Sekuritas. Saham konstruksi dengan katalis proyek infrastruktur berlanjut.AVIA1.2001.2801.150Rekomendasi MNC Sekuritas. Sektor farmasi/kesehatan defensif dan likuiditas terjaga.AMMN10.80011.50010.400Top gainer LQ45 pekan lalu; sektor tambang emas diuntungkan kenaikan harga emas global.
đ 5 Rekomendasi Long Term (Investasi 6-12 Bulan)
SahamEntryTPSLAlasanBBCA9.80010.8009.200Rekomendasi BRI Danareksa. Saham perbankan dengan fundamental terkuat di Indonesia; potensi kenaikan dari ekspansi kredit & efisiensi biaya.ISAT2.5003.0002.300Rekomendasi BRI Danareksa. Sektor telekomunikasi prospektif seiring digitalisasi & ekspansi data center.ICBP10.50011.5009.800Rekomendasi BRI Danareksa. Saham konsumen defensif dengan pangsa pasar kuat & margin terjaga.NCKL1.1001.3001.020Rekomendasi BRI Danareksa. Produsen nikel terintegrasi; diuntungkan hilirisasi & permintaan EV global.KLBF1.5001.7101.400Rekomendasi BRI Danareksa. Saham farmasi defensif dengan dividen stabil & valuasi terjangkau.
đ Analisis Masing-Masing Saham
Day Trade Picks
JPFA (Japfa Comfeed Indonesia) â Emiten pakan ternak & protein ini masuk rekomendasi ganda (MNC Sekuritas & BRI Danareksa). Volume perdagangan solid dan secara teknikal berada di area support kuat. Target harga analis di Rp 2.100â3.100 membuat upside masih panjang untuk jangka pendek.
MLPL (Multipolar) â Saham di sektor properti & multimedia ini memiliki momentum penguatan teknikal. MNC Sekuritas menargetkan Rp 89â97. Volume transaksi cenderung meningkat, cocok untuk swing trading 3-5 hari.
PSAB (Abm Investama/Trada Alam Minera) â Saham konstruksi & energi yang menjadi rekomendasi MNC Sekuritas. Katalis dari proyek infrastruktur pemerintah yang terus bergulir. Entry di Rp 430 dengan stop loss ketat di Rp 410.
AVIA (Avia Avian) â Emiten cat terkemuka dengan likuiditas tinggi dan sektor yang defensif. MNC Sekuritas merekomendasikan untuk trading Senin. Saham ini juga kerap menjadi pilihan saat volatilitas pasar meningkat.
AMMN (Amman Mineral Internasional) â Saham tambang tembaga & emas yang menjadi top gainer LQ45. Diuntungkan oleh rebound harga emas global dan permintaan logam industri. Cocok untuk momentum trading.
Long Term Picks
BBCA (Bank Central Asia) â Raja perbankan Tanah Air dengan ROE konsisten di atas 18%. BRI Danareksa menargetkan Rp 10.800. Dengan likuiditas kuat & ekspansi digital, BBCA tetap menjadi pilihan utama investor institusi untuk jangka panjang.
ISAT (Indosat Ooredoo Hutchison) â Transformasi digital dan sinergi merger terus mendorong efisiensi. Target Rp 3.000 dari BRI Danareksa didukung pertumbuhan pendapatan data dan data center. Prospek jangka panjang sangat cerah.
ICBP (Indofood CBP Sukses Makmur) â Saham konsumen defensif dengan brand dominance di pasar mi instan & makanan olahan. Margin keuntungan terjaga dan dividen rutin. Cocok sebagai core portfolio untuk investasi 6-12 bulan.
NCKL (Trimegah Bangun Persada) â Emiten nikel yang diuntungkan oleh tren kendaraan listrik global dan kebijakan hilirisasi pemerintah. BRI Danareksa memberikan target Rp 1.300. Valuasi masih menarik di PE 8-9x.
KLBF (Kalbe Farma) â Saham farmasi terbesar di Indonesia dengan portofolio produk lengkap dari resep hingga konsumen. Dividen yield stabil 3-4%. Target Rp 1.710 dari BRI Danareksa menjadikannya pilihan defensif yang solid.
â ī¸ Disclaimer: Artikel ini adalah hasil analisis & referensi dari berbagai sumber analis (MNC Sekuritas, BRI Danareksa Sekuritas, Phintraco Sekuritas). Seluruh rekomendasi bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual. Selalu lakukan riset mandiri (DYODD â Do Your Own Due Diligence) sebelum berinvestasi. Penulis dan Andre Finance tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul akibat keputusan investasi pembaca.
â Andre Finance, 5 Juli 2026