Berita Pasar

Sorotan Pasar: IHSG, Rupiah & Komoditas — Kamis, 9 Juli 2026

â€ĸ â€ĸ đŸ‘ī¸ 3 dibaca â€ĸ â€ĸ

Ringkasan IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Kamis (9/7/2026). IHSG naik 39,07 poin (+0,67%) ke level 5.912,44. Sebanyak 327 saham naik, 275 turun, dan 190 stagnan. Total volume perdagangan mencapai 26,78 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 11,48 triliun.

Sektor Penggerak:

  • Sektor barang baku (+2,10%) — top gainer sektoral
  • Sektor perindustrian (+1,32%)
  • Sektor transportasi (+1,03%)
  • Sektor kesehatan (-1,24%) — top loser sektoral
  • Sektor properti (-0,32%)
  • Sektor infrastruktur (-0,13%)

Top Gainers LQ45:

  1. DEWA (+11,41%)
  2. BRPT (+6,67%)
  3. ESSA (+4,63%)

Top Losers LQ45:

  1. EXCL (-2,39%)
  2. KLBF (-2,03%)
  3. JPFA (-1,99%)

Kurs Rupiah

Rupiah tertekan hingga akhir perdagangan. Berdasarkan data Bloomberg:

  • USD/IDR: Rp 18.128 (melemah 0,63% dari penutupan sebelumnya Rp 18.014)
  • Jisdor BI: Rp 18.090 (melemah 0,47% dari Rp 18.005)

Kurs tengah BI untuk mata uang utama:

  • EUR/IDR: Rp 20.573
  • JPY/IDR: Rp 11.099 (per 100 JPY)
  • GBP/IDR: Rp 24.063
  • SGD/IDR: Rp 13.939
  • AUD/IDR: Rp 12.494

Pelemahan rupiah dipicu oleh turunnya Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) menjadi 117,8 (vs 120,9 di Mei) dan perlambatan Indeks Penjualan Riil. Dari eksternal, eskalasi geopolitik Timur Tengah mendorong permintaan dolar AS sebagai aset safe haven.

Harga Komoditas

  • Minyak Mentah Brent: USD 78,74/barel (+0,92%). Sebelumnya sempat melonjak 5,9% ke USD 78,55 setelah menembus level USD 80 untuk pertama kalinya sejak 22 Juni. WTI di level USD 73,37/barel.
  • Emas: USD 4.127/oz (spot). Harga emas tetap tinggi didukung ketegangan geopolitik. Di dalam negeri, harga emas Antam di Rp 1.633.000/gram.
  • Batubara: USD 129,10/ton (+0,86%). HBA periode I Juli 2026 kompak naik di seluruh kategori.

Sentimen Global

Wall Street ditutup mixed pada Rabu (8/7):

  • Dow Jones: -577 poin (-1,1%) — tertekan aksi jual luas
  • S&P 500: -0,3%
  • Nasdaq: sedikit positif, ditopang sektor teknologi

Pemicu utama: pernyataan Presiden Trump yang mengakhiri gencatan senjata Timur Tengah memicu lonjakan harga minyak dan aksi risk-off global. Bursa Asia diperdagangkan mixed dengan kewaspadaan tinggi.

Katalis Hari Ini (Jumat, 10 Juli)

  • Eskalasi geopolitik Timur Tengah masih menjadi fokus utama
  • Tidak ada rilis data ekonomi penting dari dalam negeri maupun AS
  • Pergerakan IHSG diperkirakan sideways dengan potensi tekanan lanjutan
  • Rupiah diproyeksikan bergerak di kisaran Rp 18.050 - Rp 18.200/USD
  • Harga minyak yang masih tinggi menjadi perhatian bagi inflasi global

Disclaimer

Informasi dalam artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan rekomendasi investasi atau ajakan untuk membeli/menjual aset tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Andre Finance tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari keputusan berdasarkan informasi ini. Selalu lakukan riset mandiri atau konsultasi dengan penasihat keuangan profesional sebelum berinvestasi.

Bagikan: Twitter WhatsApp

đŸ’Ŧ Komentar

0 komentar
0/500
âŗ Memuat komentar...