Berita Pasar

Sorotan Pasar: IHSG, Rupiah & Komoditas — Senin, 13 Juli 2026

👁️ 4 dibaca

Ringkasan Pergerakan Pasar — Senin, 13 Juli 2026


📈 IHSG: Rebound Tajam ke 6.037

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 113,48 poin (+1,92%) ke 6.037,84 pada perdagangan Senin (13/7). Sempat menyentuh level terendah 5.898 di awal sesi, indeks berhasil bangkit berkat aksi beli domestik yang agresif menjelang penutupan. Total nilai transaksi mencapai Rp11,50 triliun dengan volume 25,44 miliar saham.

Top Gainers LQ45:

  1. BRPT (Barito Pacific) +8,02%
  2. AMMN (Amman Mineral) +7,69%
  3. UNTR (United Tractors) +5,71%

Top Losers LQ45:

  1. UNVR (Unilever Indonesia) -2,89%
  2. SCMA (Surya Citra Media) -1,92%
  3. HRTA (Hartadinata Abadi) -0,84%

Sektor penggerak utama: Barang Baku (+2,96%), Energi (+2,66%), Perindustrian (+2,44%). Sektor Kesehatan (-0,26%) dan Konsumen Non-Siklikal (-0,05%) menjadi pemberat.

Investor asing masih mencatatkan net sell Rp437,65 miliar, namun aksi beli domestik yang kuat (Rp8,56 triliun) mampu menopang indeks.


💱 Rupiah: Melemah ke Rp18.109 per USD

Nilai tukar rupiah terdepresiasi 0,24% ke Rp18.109 per dolar AS (Bloomberg), sementara kurs JISDOR BI berada di Rp18.131 per USD. Sentimen negatif datang dari:

  • Eskalasi konflik AS-Iran & penutupan Selat Hormuz
  • Dolar AS menguat ke level 101,13
  • Kasus korupsi domestik yang menekan kepercayaan investor

Kurs acuan:

  • USD/IDR: Rp18.109 (spot), Rp18.131 (JISDOR)
  • EUR/IDR: ~Rp20.654 (estimasi)
  • JPY/IDR: ~Rp111,8 per yen (estimasi)

🛢️ Komoditas: Minyak Melonjak, Emas Tertekan

Minyak Mentah (WTI): Naik 3,42% ke US$73,85/barel (12/7), didorong kekhawatiran pasokan akibat blokade Selat Hormuz oleh AS-Iran. Bahkan sempat menembus US$75 pada perdagangan Senin.

Batubara (Newcastle): Turun 1,04% ke US$128,60/ton (10/7). Permintaan India melemah karena pasokan domestik tinggi, namun ancaman gangguan LNG dari Timur Tengah masih menopang harga.

Emas (Antam): Harga emas batangan turun Rp20.000 menjadi Rp2.635.000/gram. Harga buyback di Rp2.395.000/gram. Emas dunia (spot) di kisaran US$4.064/oz, tertekan oleh penguatan dolar AS dan ekspektasi suku bunga tinggi.


🌏 Sentimen Global

  • Wall Street: Ditutup positif akhir pekan lalu (S&P 500 +1,23%, Nasdaq +1,74%). Saham teknologi memimpin penguatan didukung debut rekor perusahaan chip Korea Selatan di NYSE.
  • Asia: Bursa Asia bergerak mixed, mengamati ketegangan AS-Iran dan data inflasi AS yang akan dirilis (CPI Selasa, PPI Rabu).
  • Timur Tengah: Blokade Selat Hormuz oleh AS terhadap kapal Iran menjadi katalis utama kenaikan harga energi. OPEC merevisi turun proyeksi pertumbuhan permintaan minyak 2026 menjadi 800.000 bph.

📋 Katalis Hari Ini (Selasa, 14 Juli 2026)

  • Rilis data inflasi CPI AS — bisa menentukan arah suku bunga The Fed
  • Pergerakan rupiah diperkirakan masih fluktuatif di rentang Rp18.100–Rp18.150
  • IHSG diproyeksi berpeluang lanjut menguat, didukung sektor energi dan komoditas
  • Perryataan Ketua The Fed Kevin Warsh di hadapan DPR/AS Senat

⚠️ Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informatif dan bukan merupakan rekomendasi investasi. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Andre Finance tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari keputusan investasi berdasarkan informasi ini.

Bagikan: Twitter WhatsApp

💬 Komentar

0 komentar
0/500
⏳ Memuat komentar...