Berita Pasar

Sorotan Pasar: IHSG, Rupiah & Komoditas — Senin, 29 Juni 2026

â€ĸ â€ĸ đŸ‘ī¸ 11 dibaca â€ĸ â€ĸ

Ringkasan Pasar Hari Ini — Senin, 29 Juni 2026


🇮🇩 IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup ambruk 1,28% atau turun 75,34 poin ke 5.820,79 pada perdagangan Senin (29/6). Hampir seluruh sektor kompak melemah, dengan sektor infrastruktur menjadi yang terburuk (-1,58%), disusul barang baku (-1,42%), keuangan (-1,14%), dan transportasi (-0,90%). Hanya sektor properti & real estate yang bertahan di zona hijau (+0,71%).

Total volume transaksi mencapai 14,72 miliar saham dengan nilai Rp 8,69 triliun. Sebanyak 449 saham melemah, 214 menguat, dan 149 stagnan.

Top Gainers LQ45:

  • UNVR (+2,31%) ke Rp 1.770
  • BBTN (+2,25%) ke Rp 1.135
  • SMGR (+1,71%) ke Rp 1.490

Top Losers LQ45:

  • ESSA (-8,06%) ke Rp 570
  • PGAS (-6,25%) ke Rp 1.425
  • BRPT (-4,10%) ke Rp 1.405

Foreign Flow: Investor asing mencatat net sell Rp 881,58 miliar. Saham paling banyak dijual: BBCA (Rp 406,9 miliar), BMRI (Rp 97,8 miliar), TLKM (Rp 71,3 miliar).


đŸ’ĩ Kurs Rupiah

Rupiah di pasar spot ditutup menguat 0,40% ke Rp 17.852 per USD, melanjutkan reli penguatan tiga hari berturut-turut. Indeks dolar AS bertahan di kisaran 101,4.

Kurs BI Jisdor (29 Juni):

  • Kurs Jual: Rp 18.051
  • Kurs Tengah: Rp 17.962
  • Kurs Beli: Rp 17.872

EUR/IDR diperkirakan di kisaran Rp 19.200–19.400, JPY/IDR sekitar Rp 118–120 per 100 JPY.


đŸ›ĸī¸ Komoditas

Minyak Mentah (WTI): USD 69,86/barel (+0,91%). Stabil di kisaran US$70 setelah eskalasi konflik Timur Tengah mereda. AS dan Iran dijadwalkan menggelar pembicaraan damai di Doha pada 30 Juni.

Emas: USD 4.040/oz — melemah karena ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Pasar memperkirakan tiga kali kenaikan suku bunga tahun ini. Emas dalam tren penurunan 4 bulan berturut-turut.

Batubara (Newcastle): USD 143,20/ton (-0,24%). Naik 7,99% dalam sebulan dan melonjak 34,90% YoY. HBA Indonesia periode 15-30 Juni 2026 ditetapkan US$ 123,91/ton.


🌍 Sentimen Global

Wall Street: Pasar AS masih dibayangi ketidakpastian arah suku bunga The Fed. Data ketenagakerjaan AS pekan ini dan pidato Gubernur The Fed Kevin Warsh menjadi fokus utama investor.

Asia: Bursa Asia mayoritas mixed. Ringgit Malaysia menjadi penguat terbesar (+0,6%) di kawasan, sementara Won Korsel melemah 0,6%.

Geopolitik: Gencatan senjata sementara AS-Iran meredakan ketegangan di Selat Hormuz. Namun, negosiasi lebih lanjut masih berlangsung — setiap kejutan bisa memicu volatilitas harga minyak.


📊 Katalis Hari Ini (Selasa, 30 Juni)

  • Rilis data inflasi Indonesia (Rabu) — pasar menantikan sinyal BI
  • Data manufaktur S&P Global PMI
  • Data ketenagakerjaan AS akhir pekan ini
  • Rencana IPO sejumlah emiten awal Juli — berpotensi serap likuiditas
  • Perundingan damai AS-Iran di Doha

Support IHSG: 5.730 – 5.800 Resistance IHSG: 5.837 – 6.000


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor. Andre Finance tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul akibat keputusan investasi berdasarkan informasi dalam artikel ini.

— Andre Finance đŸ› ī¸

Bagikan: Twitter WhatsApp

đŸ’Ŧ Komentar

1 komentar
0/500
âŗ Memuat komentar...