IHSG

Update IHSG & Rekomendasi Saham — Jumat, 17 Juli 2026: IHSG Tembus 6.108, Net Buy Asing Rp1,22 Triliun Dorong Penguatan

👁️ 2 dibaca

Ringkasan Pergerakan IHSG — Kamis, 16 Juli 2026

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup perkasa pada perdagangan Kamis, 16 Juli 2026, dengan lonjakan 1,10% ke level 6.108. Indeks berhasil menembus kembali level psikologis 6.100 setelah hari sebelumnya ditutup di 6.041. Sepanjang hari, IHSG bergerak dari level terendah 6.024 hingga menyentuh level tertinggi di 6.108.

Penguatan ini didorong oleh aksi beli asing yang sangat agresif. Tercatat investor asing melakukan net buy sebesar Rp1,22 triliun pada perdagangan hari Kamis, menandakan kepercayaan asing terhadap prospek pasar modal Indonesia terus meningkat.

Support & Resistance Level

Level Harga
R2 6.200
R1 6.150
Pivot 6.065
S1 6.020
S2 5.970

Sentimen Pasar

  1. Asing — Net buy Rp1,22 triliun signifikan, menunjukkan optimisme asing terhadap fundamental ekonomi RI. Saham-saham perbankan dan teknologi menjadi incaran utama.
  2. Rupiah — Menguat signifikan, dolar AS turun di bawah Rp18.000 (USD/IDR 18.012). Rupiah terus perkasa didorong aliran modal masuk dan prospek suku bunga.
  3. Komoditas — Harga minyak terbang kembali akibat ketegangan geopolitik di Hormuz. Emas bertahan di Rp2.633.000 per gram.
  4. Global — Warren Buffett menyebut pasar modal kini berubah jadi arena judi — pernyataan ini menjadi perhatian pelaku pasar global. S&P menjaga outlook RI positif.

Sektor Penggerak

  • Sektor Keuangan: Saham perbankan seperti BBRI, BMRI, BBCA menjadi motor penggerak utama IHSG.
  • Sektor Energi: Didorong oleh kenaikan harga minyak global, sektor tambang dan energi turut mendorong indeks.
  • Sektor Infrastruktur: Proyek strategis nasional dan optimisme kebijakan HSC yang diperbarui menjadi katalis positif.
  • Teknologi: Saham teknologi seperti DCII mulai menarik minat investor.

Rekomendasi Saham Hari Ini — Jumat, 17 Juli 2026


DAY TRADE (5 Rekomendasi)

Tipe Saham Entry TP SL Alasan
Day Trade BBRI Rp4.800 Rp4.920 Rp4.720 Momentum net buy asing tinggi, volume transaksi meningkat, support kuat di MA20
Day Trade BMRI Rp7.000 Rp7.200 Rp6.850 Sentimen positif perbankan, volume beli tinggi, breakout resistance harian
Day Trade ASII Rp4.600 Rp4.720 Rp4.500 Top gainers LQ45 kemarin, volume tinggi, momentum lanjutan
Day Trade ITMG Rp28.000 Rp28.800 Rp27.500 Harga minyak melonjak jadi katalis, support MA50 bertahan
Day Trade WIFI Rp1.200 Rp1.280 Rp1.150 Masuk top gainers LQ45, breakout pola ascending triangle

Analisis Day Trade:

  • BBRI — Saham perbankan dengan kapitalisasi besar menjadi primadona asing. Net buy asing yang masif membuat pergerakan saham ini cenderung stabil naik. Cocok untuk entry di area support harian.
  • BMRI — Tren bullish jangka pendek terbentuk. Breakout resistance di Rp7.000 membuat potensi lanjutan terbuka. Target ke Rp7.200 dengan stop loss di bawah MA10.
  • ASII — Menjadi salah satu top gainers LQ45 di sesi kemarin. Volume beli tinggi mengindikasikan akumulasi masih berlanjut.
  • ITMG — Kenaikan harga minyak akibat ketegangan di Hormuz menjadi katalis positif untuk saham energi dan batu bara. Momentum ini masih berpotensi berlanjut.
  • WIFI — Saham teknologi yang masuk top gainers LQ45. Pergerakan harga membentuk pola ascending triangle, mengindikasikan potensi breakout lanjutan.

LONG TERM (5 Rekomendasi)

Tipe Saham Entry TP SL Alasan
Long Term BBCA Rp10.600 Rp12.000 Rp10.000 Fundamental solid, pertumbuhan kredit double digit, dividen stabil, jadi portofolio wajib asing
Long Term TLKM Rp3.800 Rp4.500 Rp3.500 Infrastruktur digital terus bertumbuh, valuasi murah, dividen yield menarik
Long Term PGEO Rp800 Rp1.100 Rp700 Sektor EBT mendapat dukungan pemerintah, potensi jangka panjang energi hijau sangat besar
Long Term BTN Rp1.600 Rp1.950 Rp1.450 Kinerja cemerlang — laba semester I naik 40,8%, kredit naik 11,2%, NPL turun ke 3%
Long Term HRTA Rp900 Rp1.250 Rp780 Properti mulai bergairah, didukung kebijakan pemerintah dan suku bunga akomodatif

Analisis Long Term:

  • BBCA — Raja saham perbankan dengan kapitalisasi terbesar. Pertumbuhan kredit konsisten double digit. Dividen rutin dan stabil. Pilihan utama asing untuk hold jangka panjang.
  • TLKM — Valuasi saat ini masih menarik. Operator telekomunikasi terbesar di Indonesia terus mengembangkan infrastruktur digital. Dividen yield kompetitif di atas 4%.
  • PGEO — Emiten geothermal (EBT) dengan potensi besar. Dukungan pemerintah terhadap transisi energi hijau menjadi katalis jangka panjang. Masih undervalued dibanding potensi.
  • BTN — Kinerja semester I 2026 sangat impresif dengan laba naik 40,8% dan kredit tumbuh 11,2%. Sekuritisasi aset hingga Rp400 miliar dengan SMF menjadi sentimen positif. NPL turun ke 3% menunjukkan perbaikan kualitas aset.
  • HRTA — Saham properti yang mulai bangkit seiring penurunan suku bunga dan kebijakan pemerintah yang mendukung sektor properti. Potensi capital gain jangka panjang cukup menarik.

Analisis Tambahan

Maybank sekuritas menargetkan IHSG bisa mencapai level 7.500 — didukung oleh fundamental ekonomi Indonesia yang solid dengan S&P menjaga outlook positif. Sementara itu, proyeksi jangka panjang menunjukkan IHSG berpotensi menyentuh 7.000 pada akhir 2026 seiring pembaruan kebijakan HSC yang memberikan sentimen positif bagi pasar.

Untuk perdagangan hari ini, IHSG diproyeksikan menguat terbatas. Pelaku pasar perlu mencermati level resistance 6.150 dan support 6.020. Jika IHSG mampu bertahan di atas 6.100, potensi lanjutan ke 6.150-6.200 terbuka lebar.

Disclaimer

Semua rekomendasi saham di atas merupakan hasil analisis teknis dan fundamental semata, bukan ajakan untuk membeli atau menjual. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor masing-masing. Andre Finance tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul akibat keputusan investasi berdasarkan artikel ini. Selalu lakukan riset mandiri sebelum berinvestasi. Pastikan kamu menggunakan uang dingin dan memahami profil risikomu.

Bagikan: Twitter WhatsApp

💬 Komentar

0 komentar
0/500
⏳ Memuat komentar...