Berita Pasar

Update Kurs Rupiah — Senin, 6 Juli 2026: USD, EUR, JPY, SGD, MYR — Pergerakan Hari Ini

👁️ 3 dibaca

Ringkasan Pergerakan Rupiah — 6 Juli 2026

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka pada level Rp18.021 per USD pada perdagangan Senin (6/7) pagi. Pergerakan rupiah masih dipengaruhi oleh penguatan indeks dolar AS (DXY) dan ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga The Fed.

Tabel Kurs Hari Ini

Mata Uang Kurs (IDR) Change Harian Sentimen
USD/IDR 18.021 -0,08% Negatif (Dolar menguat)
EUR/IDR 20.566 +0,12% Positif (Euro rebound)
JPY/IDR 111,20 +0,05% Netral (Yen stabil)
SGD/IDR 13.922 -0,04% Negatif (Dolar SG menguat)
MYR/IDR 4.416 +0,02% Netral (Ringgit flat)

Kurs mid-market per 02:01 UTC (09:01 WIB). Sumber: XE.com

USD/IDR: Rupiah Melemah Terbatas

Dolar AS masih mendominasi pasar valas global seiring data tenaga kerja AS yang solid. Indeks DXY bertahan di kisaran 104,5-105, menekan mata uang emerging market termasuk rupiah. Bank Indonesia diperkirakan tetap melakukan intervensi ganda (DI dan DNDF) untuk menjaga stabilitas rupiah.

EUR/IDR: Euro Sedikit Menguat

Pasangan EUR/IDR bergerak di Rp20.566, naik tipis seiring data inflasi Zona Euro yang masih tinggi. Euro mendapat支撑 dari sikap hawkish ECB yang masih akan menahan suku bunga tinggi lebih lama.

JPY/IDR: Yen Masih Tertekan

Yen Jepang masih berada di level rendah terhadap dolar AS, namun terhadap rupiah bergerak stabil di Rp111,20 per JPY. Selisih suku bunga Jepang-AS masih menjadi faktor utama pelemahan yen.

SGD/IDR & MYR/IDR: Mata Uang ASEAN

Dolar Singapura sedikit menguat terhadap rupiah ke Rp13.922, sementara Ringgit Malaysia relatif stabil di Rp4.416. Pergerakan mata uang ASEAN masih dipengaruhi oleh kebijakan moneter masing-masing negara dan harga komoditas.

Faktor Penggerak Rupiah

  1. DXY — Indeks dolar AS masih perkasa di tengah data ekonomi AS yang kuat
  2. BI — Bank Indonesia diperkirakan mempertahankan suku bunga di 6,25%
  3. Inflasi — Inflasi Indonesia Juni diperkirakan terkendali di kisaran 2,8-3,0% YoY
  4. Capital Flow — Aliran modal asing masih wait-and-see menjelang data inflasi AS
  5. Harga Komoditas — Harga batu bara dan CPO yang stabil memberi支撑 bagi rupiah

Dampak ke IHSG dan Saham

Pelemarahan rupiah yang terbatas diperkirakan tidak akan berdampak signifikan ke IHSG. Sektor-sektor yang sensitif terhadap nilai tukar seperti perbankan dan properti perlu dicermati. Saham-saham eksportir (komoditas, tekstil) justru bisa diuntungkan. Investor disarankan mencermati saham-saham berbasis ekspor dan menghindari sektor yang memiliki utang dolar tinggi.

Disclaimer

Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan rekomendasi investasi. Seluruh data kurs bersifat indikatif berdasarkan mid-market rate. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor. Selalu lakukan riset mandiri atau konsultasi dengan financial advisor sebelum mengambil keputusan investasi.

Bagikan: Twitter WhatsApp

💬 Komentar

0 komentar
0/500
⏳ Memuat komentar...