IHSG Midday Report — Jumat, 17 Juli 2026
Ringkasan Sesi I
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mempertahankan penguatan hingga akhir sesi pertama perdagangan Jumat (17/7/2026). Indeks ditutup di level 6.141,98 atau naik 33,77 poin (+0,55%) dari penutupan sebelumnya di 6.108,21.
Pergerakan IHSG sempat fluktuatif di awal sesi — dibuka menguat ke 6.112, lalu sempat menyentuh level tertinggi di 6.153 sebelum kembali turun ke level terendah 6.079. Namun indeks berhasil bangkit dan ditutup di zona hijau hingga akhir sesi pertama.
Indeks Pendorong & Turunan:
- LQ45: +1,62% ke 618
- IDX30: +1,83% ke 350
- KOMPAS100: +1,12% ke 810
- IDXQ30: +2,06% ke 113
- ISSI: -0,15% ke 211 (satu-satunya indeks di zona merah)
Data Perdagangan:
- Volume: 11,03 miliar saham
- Nilai transaksi: Rp7,20 triliun
- 333 saham menguat, 288 saham melemah, 344 saham stagnan
Top Gainers & Top Losers LQ45
Top gainers LQ45 sesi I dipimpin oleh:
- TLKM (Telkom Indonesia) — momentum penguatan pasca rekomendasi BNI Sekuritas
- BBTN (Bank Tabungan Negara) — berita akuisisi kredit konsumer dan laba semester I yang solid
- TOWR (Sarana Menara Nusantara) — rebound setelah terkoreksi beberapa hari terakhir
Secara keseluruhan bursa, top gainers didominasi oleh saham gorengan/spekulatif:
- KBLV: +25,93% (First Media)
- AGAR: +25% (Asia Sejahtera Mina — menyentuh ARA)
- BPTR: +22,06% (Batavia Prosperindo Trans)
- ECII: +20,3% (Electronic City Indonesia)
Top losers bursa antara lain:
- BAPA: -14,29% (Bekasi Asri Pemula — menyentuh ARB)
- RMKE: -10,48% (RMK Energy)
- PRDL: -10,09% (Prodia Diagnostic Line)
Review 10 Rekomendasi Saham Pagi Ini
Berikut pergerakan saham-saham yang direkomendasikan analis pagi tadi:
Mandiri Sekuritas:
- ARCI — Buy @1.110, TP 1.135. Saham bergerak sesuai area beli.
- ARTO — Buy @1.320, TP 1.345. Masih dalam rentang support 1.305.
- AMMN — Buy @3.920, TP 4.000. Saham tambang masih stabil, resistance di 4.000 belum tertembus.
BNI Sekuritas: 4. BBRI — Spec Buy 2.840-2.860. Saham perbankan didorong sektor keuangan yang naik 1,66% — masih dalam area akumulasi. 5. BUMI — Spec Buy 147-149. Bergerak sideways mendekati area beli. 6. BRPT — Buy if Break 1.700. Belum menembus 1.700 secara meyakinkan. 7. TLKM — ✅ Spec Buy 2.500-2.530. Berhasil! TLKM menjadi top gainer LQ45, melampaui target dekat 2.550-2.570. 8. ADMR — Buy on Weakness 1.510-1.530. Masih dalam area beli yang direkomendasikan. 9. MEDC — Spec Buy @1.260. Bergerak mixed di sekitar level rekomendasi.
MNC Sekuritas: 10. INDY — ✅ Trading Buy 2.230-2.450. Berhasil menguat signifikan dan mendekati area TP 2.610. 11. INCO — Buy on Weakness 4.780-4.950. Tertahan di bawah 5.000. 12. ISAT — Buy on Weakness 1.855-1.880. Masih terjaga di atas stoploss 1.810. 13. OASA — Buy on Weakness 318-326. Bergerak mixed, masih di atas MA60.
Catatan: TLKM dan INDY menjadi rekomendasi terbaik yang bergerak sesuai prediksi pagi ini.
Sektor Pendorong & Pelemah
Sektor Terkuat:
- Keuangan: +1,66% — menjadi motor utama penguatan IHSG, ditopang saham perbankan
- Infrastruktur: +0,16%
- Properti: +0,10%
- Transportasi & Logistik: +0,04%
Sektor Terlemah:
- Barang Baku: -0,71%
- Teknologi: -0,43%
- Energi: -0,28%
- Perindustrian: -0,28%
- Barang Konsumsi Primer: -0,22%
Sebagian besar sektor bergerak mixed — 4 sektor hijau, 7 sektor merah. Sektor keuangan menjadi satu-satunya pendorong utama yang signifikan.
Foreign Flow
Investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih (net buy) pada perdagangan kemarin (Kamis, 16/7) sebesar Rp283,41 miliar. Namun secara akumulatif, net sell asing sepanjang 2026 telah mencapai Rp92,05 triliun — angka yang sangat dalam. Pekan pertama Juli saja mencatat net sell Rp3,27 triliun.
Pada sesi I hari ini, asing masih cenderung akumulasi di saham-saham perbankan lapis atas dan TLKM, sejalan dengan penguatan sektor keuangan.
Level Support & Resistance untuk Sesi II
IHSG:
- Resistance: 6.153 (high sesi I) → 6.200 (psikologis)
- Support: 6.108 (previous close) → 6.079 (low sesi I) → 6.050
LQ45:
- Resistance: 625
- Support: 610
Jika IHSG mampu bertahan di atas 6.108 (closing kemarin), peluang rally lanjutan ke 6.200 masih terbuka di sesi II. Namun jika gagal, waspadai koreksi ke 6.079-6.050 menjelang akhir pekan.
Update Makro
Rupiah: USD/IDR berada di kisaran 18.010, relatif stabil meski dolar AS masih perkasa. Pagi ini rupiah sempat dibuka di 17.980.
Emas: Harga emas turun 1,03% ke Rp2.606.000 per gram, tertekan penguatan dolar AS dan yield obligasi.
Minyak: Harga minyak mentah dunia masih tertekan oleh sentimen perlambatan ekonomi global dan pelemahan bursa Asia.
Bursa Asia: Mayoritas bursa Asia bergerak merah — Nikkei Jepang ambles -5,49% dipukul saham teknologi dan AI, Hang Seng Hong Kong turun -1,98%, Shanghai turun -1,64%, dan Straits Times Singapura melemah -0,6%. Kondisi ini membuat penguatan IHSG cukup impresif di tengah tekanan eksternal.
Kesimpulan
IHSG sukses mempertahankan penguatan tipis di sesi I berkat dorongan sektor keuangan dan aksi beli di saham-saham LQ45 seperti TLKM, BBTN, dan TOWR. Sentimen positif domestik — termasuk laba BTN semester I yang naik 40,8% dan proyeksi IHSG ke 7.000 akhir tahun — menjadi katalis. Namun investor tetap waspada terhadap pelemahan bursa Asia yang signifikan dan outflow asing akumulatif yang masih tinggi.
Sesi II akan menjadi penentu apakah IHSG bisa menutup pekan ini dengan catatan positif atau mengalami profit taking menjelang akhir pekan.
Andre Finance — Midday Market Report