IHSG Midday Report â Kamis, 2 Juli 2026
IHSG Melonjak 1,7% ke 5.792 di Sesi I, BRPT & ANTM Jadi Motor Penggerak
đ Ringkasan Sesi I
Jakarta â Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat signifikan pada sesi pertama perdagangan Kamis (2/7/2026), ditutup di level 5.792,2 atau melesat +1,70% (97 poin) dari penutupan sebelumnya di 5.695.
Indeks sempat menyentuh level tertinggi intraday di 5.807 dan level terendah di 5.704, menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi di awal sesi sebelum bulls mengambil kendali penuh.
Hampir separuh emiten tercatat berada di zona hijau, mengonfirmasi bahwa rally kali ini didukung oleh partisipasi pasar yang luas.
Indeks Lainnya
| Indeks | Level | Change |
|---|---|---|
| LQ45 | 571 | +2,48% |
| KOMPAS100 | 753 | +2,36% |
| IDX30 | 323 | +2,43% |
| ISSI | 200 | +0,99% |
| IDXQ30 | 104 | +2,00% |
đ Top Gainers & Top Losers LQ45
Top Gainers LQ45
- BRPT (Barito Pacific) â Memimpin rally, terdorong sentimen positif sektor energi
- EMTK (Elang Mahkota Teknologi) â Pergerakan signifikan di sektor teknologi/media
- ANTM (Aneka Tambang) â Diborong asing, net buy tembus Rp306 miliar
- AMMN (Amman Mineral) â Masih dalam tren positif, sempat jadi top gainers di sesi awal
- HRTA â Pergerakan kuat di awal sesi, masih bertahan di zona hijau
Top Losers LQ45
Beberapa saham sektor keuangan dan properti mengalami tekanan ambil untung setelah rally kemarin. Saham-saham defensif juga terlihat kurang diminati di tengah risk-on mode hari ini.
đ Review Rekomendasi Saham
Kontan dan CNBC Indonesia pagi ini merilis sejumlah rekomendasi saham dari berbagai sekuritas:
Rekomendasi yang bergerak sesuai prediksi:
- ANTM â Direkomendasikan oleh beberapa sekuritas, bergerak positif signifikan dengan net buy asing Rp306 miliar. â
- AMMN â Masuk top gainers pagi hari, konsisten hijau hingga sesi I. â
- BRPT â Momentum positif berlanjut, jadi top gainer LQ45. â
Rekomendasi yang perlu dicermati:
- Saham perbankan masih mixed â meski IHSG naik 1,7%, sektor keuangan belum sepenuhnya mengikuti.
- Beberapa sekuritas pagi ini mewaspadai potensi koreksi, namun IHSG justru rally â menunjukkan sentimen pasar lebih kuat dari perkiraan.
đ Sektor Terkuat & Terlemah
Sektor Terkuat:
- Tambang & Energi â Didorong oleh ANTM dan AMMN yang diborong asing
- Teknologi/Media â EMTK memimpin pergerakan
- Siklikal â Risk-on mode mendorong sektor siklikal
Sektor Terlemah:
- Keuangan â Masih tertekan meski IHSG rally
- Properti â Terbatas pergerakannya
- Consumer defensif â Kurang diminati di tengah risk appetite yang meningkat
đŧ Foreign Flow
Asing mencatatkan net buy signifikan di sesi I ini:
- ANTM â Net buy terbesar: Rp306,45 miliar
- Asing terciduk borong 10 saham di tengah rally IHSG
- Namun demikian, masih ada pelepasan di saham-saham tertentu â menunjukkan asing melakukan rotasi portofolio
Kemarin (Rabu, 1/7), asing tercatat net sell Rp577 miliar. Hari ini tampaknya terjadi pembalikan arah, setidaknya di sesi I.
đ Support & Resistance Sesi II
| Level | Harga |
|---|---|
| Resistance 2 | 5.850 |
| Resistance 1 | 5.820 |
| Pivot | 5.750 |
| Support 1 | 5.720 |
| Support 2 | 5.690 |
Sesi II diprediksi akan menguji resistance 5.820â5.850. Jika bertahan di atas 5.750, momentum bullish masih kuat. Waspadai potensi profit taking menjelang penutupan jika IHSG gagal menembus 5.820.
đ Update Makro
| Indikator | Nilai | Perubahan |
|---|---|---|
| USD/IDR | Rp18.015 | +52 (+0,29%) |
| Emas | Rp2.640.000/gram | +15.000 (+0,57%) |
| Minyak WTI | US$70,82/barel | Anjlok |
| Kospi (Korea) | â | -5,36% |
Rupiah melemah mendekati Rp18.000/USD, diperdagangkan di Rp18.015. Pelemahan rupiah tidak menghalangi rally IHSG, menunjukkan sentimen risk-on yang kuat di pasar saham domestik.
Minyak terus tertekan di bawah US$71/barel, memberikan tekanan pada sektor energi global namun belum berdampak signifikan pada saham tambang/energi Indonesia.
Bursa Asia mayoritas di zona merah â Kospi Korea anjlok 5,36% â kontras dengan penguatan IHSG. Ini menunjukkan IHSG bergerak dengan narasi domestik yang kuat.
đŽ Proyeksi Sesi II
Dengan momentum yang terbangun di sesi I, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan ke level 5.820â5.850 di sesi II. Namun, investor perlu mewaspadai:
- Profit taking â Rally 1,7% dalam satu sesi rawan aksi ambil untung
- Rupiah yang melemah â Bisa menjadi beban jika terus mendekati Rp18.100
- Sentimen Asia â Pelemahan bursa regional bisa menahan laju IHSG
Level 5.750 menjadi pivot kunci â selama IHSG bertahan di atasnya, tren bullish masih utuh.
Sumber: Kontan, CNBC Indonesia, Yahoo Finance Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif, bukan rekomendasi investasi.