IHSG

IHSG Midday Report — Kamis, 9 Juli 2026: IHSG Berhasil Rebound ke 5.885, Sektor Energi dan Tambang Pimpin Penguatan

â€ĸ â€ĸ đŸ‘ī¸ 3 dibaca â€ĸ â€ĸ

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil berbalik menguat pada sesi pertama perdagangan Kamis (9/7/2026), setelah sempat dibuka melemah di zona merah. Mengutip data RTI, IHSG ditutup sesi I di level 5.885, naik 12,32 poin atau +0,21%.

Padahal pagi tadi IHSG dibuka terkoreksi ke level 5.863, melanjutkan pelemahan signifikan kemarin yang turun 1,89% ke 5.873. Sepanjang sesi I, IHSG bergerak di rentang 5.839 - 5.904 dengan total 319 saham menguat, 268 melemah, dan 199 stagnan.

📊 Pergerakan Indeks

Indeks
Nilai
Change


IHSG
5.886
+12,32 (+0,21%)


LQ45
583
+0,61 (+0,10%)


KOMPAS100
765
+1,79 (+0,23%)


IDX30
330
-0,34 (-0,10%)


ISSI
203
+0,65 (+0,32%)

🏭 Sektor Penggerak

Sebanyak 6 dari 11 indeks sektoral ditutup hijau pada sesi I. Sektor energi dan bahan baku menjadi motor utama penguatan:

  • IDX Basic (Bahan Baku): +1,56% — sektor terkuat, didorong kenaikan harga komoditas global

  • IDX Energy: +1,43% — didukung oleh eskalasi konflik AS-Iran yang mendorong harga minyak ke level tertinggi 2 pekan

  • IDX Transportation: +1,40%

  • Sektor yang masih tertekan: properti, infrastruktur, dan barang konsumsi

📈 Top Gainers & Top Losers LQ45

✅ Top Gainers LQ45

Saham
Harga
Change


DEWA (Darma Henwa)
Rp 342
+14,77%


BUMI (Bumi Resources)
Rp 143
+5,15%


ESSA (ESSA Industries)
Rp 560
+3,70%

❌ Top Losers LQ45

Saham
Harga
Change


KLBF (Kalbe Farma)
Rp 725
-2,03%


JPFA (Japfa Comfeed)
Rp 1.970
-1,99%


ASII (Astra International)
Rp 4.810
-1,64%

💎 Review Rekomendasi Saham Pagi Ini

Berikut kinerja 10 rekomendasi saham yang dipublikasikan pagi tadi pada sesi I:

Day Trade

Saham
Entry
Status Sesi I


AKRA
1.200 - 1.220
✅ Sektor energi menguat 1,43%. Harga minyak naik akibat konflik AS-Iran menjadi katalis positif.


ELSA
440 - 450
✅ Migas masih jadi sektor favorit. ESSA (+3,70%) confirm sentimen positif sektor energi.


PGAS
1.850 - 1.880
✅ Kenaikan harga energi global menjadi tailwind. Support 1.850 teruji hari ini.


TLKM
2.800 - 2.840
🟡 Saham defensif — bergerak stabil. Cocok untuk hold di tengah volatilitas.


INKP
5.600 - 5.650
🟡 Sektor industri dasar ikut menguat (+1,56%). INKP defensif dengan fundamental solid.

Long Term

Saham
Entry
Status Sesi I


BBCA
8.800 - 9.000
🟡 Sektor perbankan mixed. BBCA stabil untuk jangka panjang. Masih dalam rentang akumulasi.


TLKM
2.800 - 2.900
🟡 Sideways, dividen yield menarik. Cocok untuk hold jangka panjang.


ASII
4.600 - 4.700
🟡 Di Rp 4.810, turun 1,64% hari ini. Posisi masih di atas entry — hold untuk jangka panjang.


AMMN
5.800 - 6.000
✅ Sektor tambang terangkat — IDX Basic naik 1,56%. Emas dan tembaga prospektif.


SMGR
3.600 - 3.800
🟡 Sektor properti dan infrastruktur masih tertekan. Cocok untuk akumulasi bertahap.

🌐 Foreign Flow

Kemarin (Rabu, 8 Juli), asing mencatatkan net sell Rp 689 miliar — tekanan jual terbesar dalam beberapa waktu terakhir, terutama di saham blue chip LQ45 seperti SMGR, MBMA, dan AMMN. Pada sesi I hari ini, asing masih terpantau cenderung wait and see pasca aksi jual besar kemarin. CNBC Indonesia melaporkan bahwa di tengah aksi jual kemarin, asing ternyata juga memburu beberapa saham tertentu secara selektif.

Potensi tambahan outflow masih menjadi kekhawatiran menyusul masuknya bursa Indonesia dalam daftar pantauan S&P Dow Jones Indices (S&P DJI), dengan eksposur mencapai Rp 4 triliun. BEI terus menghitung potensi dampak jika status watchlist berlanjut.

📊 Level Support & Resistance Sesi II

Level
Nilai


Resistance 3
5.985


Resistance 2
5.920


Resistance 1
5.904 (high sesi I)


**IHSG Sesi I**
**5.885**


Support 1
5.863 (open)


Support 2
5.839 (low sesi I)


Support 3
5.800

IHSG berhasil bertahan di atas level psikologis 5.850 dan membentuk lower high di 5.904. Jika momentum sektor energi dan bahan baku berlanjut ke sesi II, potensi uji resistance 5.920 terbuka. Namun waspadai profit taking menjelang penutupan. Level support utama di 5.839 harus dipertahankan untuk menjaga momentum rebound.

đŸ’ĩ Update Makro

  • Rupiah: Melemah ke Rp 18.110 per USD (+80 atau +0,44%). Rupiah terus tertekan di tengah penguatan dolar global dan ketidakpastian geopolitik Timur Tengah.

  • Emas: Turun 0,30% ke Rp 2.633.000 per gram. Emas terkoreksi meskipun ketegangan geopolitik meningkat — investor mungkin beralih ke instrumen lain.

  • Minyak Dunia: Harga minyak menyentuh level tertinggi 2 pekan menyusul serangan AS ke Iran. Konflik Timur Tengah memicu kekhawatiran gangguan pasokan minyak global.

  • S&P DJI Watchlist: Bursa Indonesia masih dalam pantauan S&P Dow Jones Indices dengan eksposur Rp 4 triliun. BEI dan OJK terus berkoordinasi mengantisipasi potensi outflow.

  • Bursa Asia: Mayoritas bursa Asia terpantau hijau hari ini, kontras dengan pembukaan IHSG yang sempat merah — menunjukkan sentimen regional masih kondusif.

Artikel diperbarui: Kamis, 9 Juli 2026, 12:30 WIB | Sumber: RTI, Kontan, CNBC Indonesia, Yahoo Finance | Andre Finance — andrefinance.online

Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informatif dan edukatif. Bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor masing-masing. Selalu lakukan riset mandiri.

Bagikan: Twitter WhatsApp

đŸ’Ŧ Komentar

0 komentar
0/500
âŗ Memuat komentar...