Pada perdagangan Kamis, 9 Juli 2026, sejumlah data ekonomi penting dari berbagai negara dirilis dan menjadi perhatian pelaku pasar. Berikut ringkasan rilis ekonomi hari ini:
đ Rilis Ekonomi Hari Ini â 9 Juli 2026
Waktu (UTC) Negara Data Aktual Previous Konsensus Dampak
00:45 đŽđŠ Indonesia Penjualan Motor (YoY) +1.1% -5.1% n/a đĸ Rendah
01:30 đ¨đŗ China CPI (YoY) +1.0% +1.2% +1.1% đĄ Sedang
01:30 đ¨đŗ China CPI (MoM) -0.3% -0.1% -0.2% đĄ Sedang
01:30 đ¨đŗ China PPI (YoY) +4.1% +3.9% +4.1% đĄ Sedang
03:00 đŽđŠ Indonesia Penjualan Retail (YoY) -3.9% -3.7% n/a đĄ Sedang
06:00 đŠđĒ Jerman Neraca Dagang âŦ19.1B âŦ14.7B âŦ14.8B đĄ Sedang
06:00 đ¯đĩ Jepang Pesanan Mesin Perkakas (YoY) +52.8% +37.4% +37.4% đĩ Rendah
12:30 đēđ¸ AS Klaim Tunjangan Pengangguran Awal 215K 217K (rev) 218K đ´ Tinggi
12:30 đēđ¸ AS Klaim Berkelanjutan 1.814K 1.806K (rev) 1.820K đĄ Sedang
14:00 đēđ¸ AS Penjualan Rumah Existing (Jun) 4.09M 4.19M (rev) 4.20M đ´ Tinggi
14:00 đēđ¸ AS Penjualan Rumah Existing (MoM) -2.4% +3.7% (rev) n/a đĄ Sedang
14:30 đēđ¸ AS Penyimpanan Gas Alam 61 Bcf 87 Bcf 49 Bcf đĸ Rendah
12:00 đ˛đŊ Meksiko Inflasi CPI (YoY) 3.37% 3.94% 3.52% đĄ Sedang
11:00 đŋđĻ Afrika Selatan Produksi Industrial (YoY) -4.3% -2.9% -3.2% đĸ Rendah
đŽđŠ Sorotan Indonesia
1. Penjualan Motor (YoY) â Aktual: +1.1% vs Previous: -5.1%
Penjualan motor Indonesia kembali tumbuh positif di bulan Juni setelah sebelumnya terkontraksi 5.1% secara tahunan. Pemulihan ini menandakan daya beli masyarakat kelas menengah mulai menguat.
2. Penjualan Retail (YoY) â Aktual: -3.9% vs Previous: -3.7%
Penjualan ritel masih mengalami kontraksi dan sedikit lebih lemah dibanding bulan sebelumnya. Data ini memberikan gambaran bahwa konsumsi rumah tangga masih menghadapi tekanan.
3. Cadangan Devisa Indonesia (Juni) â USD 145,6 Miliar vs USD 144,9 Miliar
Bank Indonesia melaporkan cadangan devisa per akhir Juni 2026 mencapai USD 145,6 miliar, meningkat dari USD 144,9 miliar di bulan sebelumnya. Peningkatan ini didukung oleh penerimaan pajak dan jasa, di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi rupiah oleh BI.
4. BI Rate (Juni 2026) â 5,75%
Pada RDG 17-18 Juni 2026, Bank Indonesia menaikkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75% sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga stabilitas rupiah dan mengendalikan inflasi.
đēđ¸ Sorotan Amerika Serikat
1. Klaim Tunjangan Pengangguran Awal â 215K (sebelumnya 217K, konsensus 218K)
Angka klaim pengangguran turun 2.000 menjadi 215.000, lebih rendah dari ekspektasi pasar. Data ini mengindikasikan pasar tenaga kerja AS tetap solid. Rata-rata 4 minggu turun menjadi 218.750 (sebelumnya 222.500).
2. Penjualan Rumah Existing (Juni) â 4,09M (sebelumnya 4,19M, konsensus 4,20M)
Penjualan rumah existing AS menurun 2,4% MoM ke level 4,09 juta unit (SAAR), di bawah ekspektasi pasar. Harga median rumah mencapai rekor tertinggi $440.600, sementara suku bunga KPR 30 tahun naik ke 6,49%. Kombinasi harga tinggi dan suku bunga yang masih elevated membuat calon pembeli menahan diri.
3. Yield Obligasi AS â 30-Year Bond Yield di 5,058%
Imbal hasil obligasi 30 tahun AS naik ke 5,058%, mencerminkan ekspektasi inflasi yang masih bertahan dan ketidakpastian geopolitik.
đ Sorotan Global Lainnya
đ¨đŗ China: CPI YoY turun ke +1,0% (dari +1,2%), di bawah konsensus +1,1%. Inflasi yang lebih rendah dari perkiraan memberi ruang bagi stimulus lebih lanjut. PPI naik ke +4,1% (dari +3,9%) sejalan dengan kenaikan harga komoditas global.
đŠđĒ Jerman: Neraca dagang surplus melebar ke âŦ19,1 miliar (dari âŦ14,7 miliar), jauh di atas ekspektasi âŦ14,8 miliar, didorong oleh kenaikan ekspor +0,9% dan penurunan impor -2,5%.
đ˛đŊ Meksiko: Inflasi CPI turun ke 3,37% (dari 3,94%), di bawah konsensus 3,52%, memberi sinyal pelonggaran tekanan harga.
đ Catatan Penting
Data di atas diambil dari sumber publik seperti Trading Economics, Bloomberg, Reuters, dan rilis resmi bank sentral/lembaga statistik. Nilai aktual bisa berbeda dari konsensus. Selalu lakukan verifikasi mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
â ī¸ Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Andre Finance tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari penggunaan informasi ini.