Ringkasan IHSG Pekan Lalu (13–17 Juli 2026)
IHSG menutup pekan ketiga Juli dengan performa impresif. Pada perdagangan Jumat (17/7), IHSG ditutup di level 6.176 — naik 4,24% dalam sepekan dari posisi 5.924 di pekan sebelumnya. Indeks mencatat reli 7 hari beruntun dengan kenaikan konsisten dari 6.037 (Senin) → 6.039 (Selasa) → 6.041 (Rabu) → 6.108 (Kamis) → 6.175 (Jumat).
Sektor Penggerak: Seluruh sektor kecuali satu mencatat penguatan. Sektor energi menjadi primadona seiring lonjakan harga minyak global akibat eskalasi konflik AS-Iran di Selat Hormuz. Sektor keuangan juga turut mendorong indeks berkat aksi net buy asing yang cukup besar.
Top Gainers LQ45 (Jumat): TLKM, BBTN, TOWR, KLBF Top Losers LQ45: HRTA, WIFI, AKRA
Aktivitas Perdagangan:
- Volume rata-rata harian: 26,17 miliar saham (+27,75% WoW)
- Nilai transaksi rata-rata: Rp13,99 triliun/hari
- Kapitalisasi pasar BEI: Rp10.749 triliun (+3,95% WoW)
- Net buy asing sepekan: Rp638,05 miliar (YTD asing masih net sell Rp75,71 triliun)
Kurs Rupiah
Rupiah menguat terhadap dolar AS pada akhir pekan lalu. Data kurs acuan:
- USD/IDR: Rp17.939 (menguat 0,27%)
- EUR/IDR: Rp20.525
- JPY/IDR: Rp110
- Kurs Tengah BI (17/7): Rp18.041 per USD
Sentimen positif datang dari rilis Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) Bank Indonesia yang menunjukkan ekspansi usaha domestik.
Harga Komoditas
🛢️ Minyak Mentah (WTI): USD 82,49/barel — naik 4,48% dalam sehari, melonjak 14% dalam sepekan. Konflik AS-Iran yang meningkat memicu kekhawatiran gangguan pasokan di Selat Hormuz. Kapal tanker LNG dilaporkan menghindari jalur tersebut.
🥇 Emas: Stabil di USD 4.018/oz (spot global). Harga emas Antam domestik stagnan di Rp2.614.000/gram. Emas bertahan sebagai safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik.
🪨 Batubara (Newcastle): USD 130/ton (+0,12%). Meski naik tipis harian, batubara turun 9,72% dalam sebulan karena lemahnya permintaan impor India. Namun, komoditas energi masih didukung eskalasi geopolitik.
Sentimen Global
Wall Street (Jumat, 17/7): Mayoritas indeks AS melemah. AI sell-off menekan saham teknologi:
- S&P 500: 7.475,69 (-1%; WoW -1,6%)
- Dow Jones: 52.146,42 (-0,8%; WoW -0,9%)
- Nasdaq: 25.520,24 (-1,4%; WoW -2,9%)
- Nvidia dan saham chip menjadi pemberat utama
Asia & Global: Pelemahan Wall Street menular ke bursa Asia. Namun IHSG relatif resilient berkat dorongan energi. Konflik Iran-AS masih menjadi fokus utama pasar global minggu ini.
Katalis Pekan Ini (20–24 Juli)
- Eskalasi konflik AS-Iran — dampak langsung ke harga minyak dan saham energi
- Data ekonomi AS (klaim pengangguran, PDB Q2)
- Pergerakan rupiah — BI rate masih jadi perhatian
- Laporan keuangan emiten Q2 2026 mulai dirilis
- Potensi technical rebound Wall Street setelah koreksi pekan lalu
⚠️ Disclaimer
Artikel ini dibuat oleh Andre Finance dan hanya bertujuan memberikan informasi pasar secara umum. Seluruh data dan analisis bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan, rekomendasi, atau saran investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor. Penulis tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul akibat keputusan investasi berdasarkan artikel ini.