đ IHSG: Rebound Tiga Hari Berturut-Turut
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (3/7/2026), dengan penguatan signifikan 2,28% (+131,22 poin) ke level 5.875,78. Ini merupakan penguatan tiga hari beruntun setelah sebelumnya sempat tertekan.
Sektor Penggerak: Saham-saham sektor industrial dan basic materials menjadi motor utama kenaikan. Sebanyak 494 saham menguat, 154 saham melemah, dan 139 stagnan. Volume transaksi mencapai 18,14 miliar saham dengan nilai Rp10,54 triliun.
Top Net Buy Asing:
| Saham | Net Buy |
|---|---|
| BBCA | Rp236,81 miliar |
| BMRI | Rp63,64 miliar |
| BUMI | Rp43,78 miliar |
| ASII | Rp30,15 miliar |
| INCO | Rp24,92 miliar |
Top Net Sell Asing:
| Saham | Net Sell |
|---|---|
| BBRI | Rp251,94 miliar |
| MAPI | Rp91,49 miliar |
| TPIA | Rp83,95 miliar |
| EMAS | Rp61,62 miliar |
| ISAT | Rp49,43 miliar |
Investor asing tercatat net buy sebesar Rp6,04 miliar di seluruh pasar.
Proyeksi Teknikal: MNC Sekuritas melihat potensi penguatan terbatas. Support di 5.486, resistance di 6.286.
đĩ Kurs Rupiah
Rupiah menguat di pasar spot â turun 32 poin (-0,18%) ke Rp17.963 per USD.
Kurs BI (4 Juli 2026):
- USD/IDR: Rp17.963 (spot) | BI jual Rp18.019, beli Rp17.843
- EUR/IDR: Rp20.526 (kurs tengah)
- JPY/IDR: Rp11.146 per 100 JPY (kurs tengah)
Rupiah masih diperdagangkan di dekat level psikologis Rp18.000/USD, yang tetap menjadi perhatian pelaku pasar.
đĸī¸ Harga Komoditas
| Komoditas | Harga | Perubahan |
|---|---|---|
| Minyak Mentah (WTI) | USD 68,76/barel | Ⲡ+0,11% (harian) / âŧ -26,09% (sebulan) |
| Emas | USD 4.170/oz | Ⲡ+1,15% (harian) / âŧ -6,81% (sebulan) |
| Batubara | USD 128,80/ton | âŧ -0,23% (harian) / âŧ -12,71% (sebulan) |
Minyak: Stabil di ~USD69 setelah meredanya ketegangan Timur Tengah. Ekspor minyak Saudi pulih ~90% dari level pra-konflik. Negosiasi AS-Iran terus berlanjut.
Emas: Kembali naik ke USD4.170 setelah data tenaga kerja AS (nonfarm payrolls) hanya bertambah 57.000 di Juni â jauh di bawah ekspektasi 110.000. Hal ini menurunkan probabilitas kenaikan suku bunga The Fed menjadi 50%. Emas masih dalam tren bullish jangka panjang (+25% YoY).
Batubara: Melemah tipis ke USD128,80. HBA periode I Juli 2026 kompak naik di semua kategori, terdorong permintaan dari China.
đ Sentimen Global
Wall Street: Pasar AS tutup bervariasi pada Kamis (2/7) menjelang libur 4 Juli. Dow Jones naik 595 poin ke rekor tertinggi baru, S&P 500 flat di 7.483, Nasdaq turun 0,8% karena aksi jual saham teknologi. Data tenaga kerja yang lemah mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga. Apple (+4,8%), Visa (+3%), Walmart (+3%) jadi penopang Dow.
Asia: Bursa Asia diprediksi mixed, dengan investor mencermati data cadangan devisa Indonesia dan Indeks Keyakinan Konsumen pekan depan.
đŽ Katalis Pekan Ini
- Data cadangan devisa Indonesia â indikator ketahanan eksternal
- Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) â optimisme ekonomi domestik
- Risalah Rapat FOMC (FOMC Minutes) â arah suku bunga AS
- Neraca dagang AS â data perdagangan global
- Perkembangan negosiasi AS-Iran â berdampak langsung ke harga minyak
â ī¸ Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi investasi. Seluruh keputusan investasi tetap sepenuhnya berada di tangan investor. Andre Finance tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul akibat keputusan investasi berdasarkan informasi di atas.