đ Update Pasar Global â Selasa, 21 Juli 2026
Pasar keuangan global bergerak mixed pada perdagangan Senin (20/7) hingga awal sesi Asia hari ini. Wall Street ditutup di zona hijau dengan S&P 500 mencetak rekor all-time high baru, sementara bursa Asia dan Eropa mencatat pergerakan beragam dengan KOSPI Korea Selatan ambles akibat krisis politik domestik.
đēđ¸ Wall Street
Indeks utama AS kompak menguat pada Senin (20/7) setelah data inflasi yang lebih rendah dari perkiraan meredakan kekhawatiran kenaikan suku bunga lanjutan.
| Indeks | Close | Perubahan | % |
|---|---|---|---|
| S&P 500 | 5.847,32 | +51,24 | +0,87% đĸ |
| Dow Jones | 42.961,44 | +180,22 | +0,42% đĸ |
| Nasdaq | 18.342,18 | +222,56 | +1,23% đĸ |
| Russell 2000 | 2.189,34 | +12,88 | +0,59% đĸ |
Sentimen pendorong:
- Yield Treasury 10 tahun turun 12 bps ke 3,82% â level terendah sejak awal Juni
- Yield Treasury 2 tahun turun 8 bps ke 3,41%
- VIX (Indeks Volatilitas) turun ke 12,84 â menandakan sentimen risk-on kembali
- Sektor Teknologi memimpin dengan kenaikan +1,88%, diikuti Consumer Discretionary +1,42%
- Top gainers: Broadcom (AVGO) +4,18%, Tesla (TSLA) +3,94%, Nvidia (NVDA) +3,67%
Komoditas & Mata Uang:
- Minyak WTI: $78,42/barel (+0,89%) â Brent crude di atas $90 untuk pertama kalinya sejak Juni
- Emas: $2.387,50/oz (-0,28%)
- Dolar AS (DXY): 101,22 (-0,31%) â melemah seiring risk appetite kembali
- Bitcoin: $64.248 (+2,11%)
đ Asia-Pasifik
Bursa Asia bergerak mixed dalam sesi Senin (20/7) dan awal Selasa (21/7). Pasar Jepang tutup hari Senin karena hari libur nasional.
| Indeks | Perubahan | Keterangan |
|---|---|---|
| Nikkei 225 (Jepang) | +1,01% đĸ | Pulih ke ~64.790 pada Selasa (21/7) setelah libur; sebelumnya -4,03% di Jumat |
| Hang Seng (Hong Kong) | +2,4% đĸ | Reli signifikan dipimpin sektor properti & teknologi |
| Shanghai Composite (China) | +0,9% đĸ | Hijau tipis di tengah optimisme stimulus |
| KOSPI (Korea Selatan) | -4,04% đ´ | 6.542,94 â terendah sejak April; tekanan politik domestik & aksi jual besar-besaran |
Catatan Khusus: KOSPI Korea Selatan mengalami tekanan berat â turun lebih dari 23% sepanjang Juli 2026 dengan 7 kali circuit breaker dalam sebulan terakhir akibat krisis politik dan ketidakpastian kebijakan ekonomi.
đĒđē Eropa
Bursa Eropa ditutup mixed pada Senin (20/7) dalam sesi yang penuh kehati-hatian. Investor mencermati eskalasi konflik Timur Tengah dan menanti keputusan kebijakan moneter ECB pada Kamis pekan ini.
| Indeks | Perubahan | |--------|-----------|---| | FTSE 100 (Inggris) | -0,4% đ´ | Tertekan oleh reli minyak & transisi politik domestik (Andy Burnham menjadi PM baru) | | DAX (Jerman) | +0,4% đĸ | Menguat meskipun ada tekanan dari harga energi | | CAC 40 (Prancis) | +0,2% đĸ | Mixed tipis di zona hijau | | STOXX Europe 600 | Flat / 0,0% âĒī¸ | Tidak berubah signifikan |
Katalis:
- ECB diperkirakan akan menahan suku bunga pada pertemuan Kamis setelah menaikkannya pada Juni lalu
- Minyak Brent di atas $90 memperkuat kekhawatiran inflasi
- Saham energi menguat, sektor defensif tertekan
⥠US Futures (Pre-market 21 Juli)
Hingga pagi ini, futures AS menunjukkan pergerakan positif tipis seiring kelanjutan momentum risk-on pasca data inflasi:
- S&P 500 Futures: +0,1% đĸ
- Nasdaq Futures: +0,2% đĸ
- Dow Futures: +0,05% đĸ
đ Sentimen Global
1. Data Inflasi AS Melandai â Serangkaian data inflasi yang lebih rendah dari perkiraan menjadi katalis utama rally Wall Street. Pasar berekspektasi siklus pengetatan The Fed mendekati akhir.
2. Eskalasi Konflik AS-Iran â AS kembali melancarkan serangan terhadap Iran untuk kesembilan kalinya. Brent crude menembus $90/barel untuk pertama kalinya dalam sebulan, memicu kekhawatiran inflasi biaya energi global.
3. Ketidakstabilan Politik Korea Selatan â KOSPI mengalami aksi jual brutal dengan penurunan bulanan mencapai 28,5%. Tujuh kali circuit breaker telah dipicu pada Juli.
4. Transisi Politik Inggris â Andy Burnham akan menjadi Perdana Menteri ketujuh Inggris dalam satu dekade, menambah ketidakpastian pasar London.
5. ECB Meeting â Bank Sentral Eropa diperkirakan menahan suku bunga pada Kamis, yang dapat menjadi katalis bagi bursa Eropa jika disertai sinyal dovish.
6. IMF World Economic Outlook â IMF memproyeksikan pertumbuhan global 3,0% untuk 2026, dengan peringatan bahwa perang dan ketegangan geopolitik membebani negara importir energi.
đŽđŠ Dampak untuk IHSG Hari Ini
Pergerakan positif Wall Street dan sentimen risk-on global diperkirakan akan mendukung IHSG pada sesi perdagangan hari ini. Faktor pendorong:
â Sentimen positif dari AS â S&P 500 rekor baru & yield Treasury turun mendorong aliran modal ke emerging markets â Dolar AS melemah â Menguntungkan rupiah dan menarik investor asing ke pasar saham Indonesia â Harga komoditas tinggi â Minyak $78-90/barel menguntungkan sektor energi dan tambang
â ī¸ Risiko yang perlu diwaspadai:
- Ketegangan geopolitik Timur Tengah dapat memicu aksi profit taking
- Kenaikan harga minyak berpotensi membebani biaya impor dan subsidi energi
- Pelemahan KOSPI dapat menular ke sentimen bursa Asia lainnya
đ Tabel Ringkasan
| Wilayah | Indeks | Perubahan | |---------|--------|-----------|---| | đēđ¸ AS | S&P 500 | +0,87% | | đēđ¸ AS | Dow Jones | +0,42% | | đēđ¸ AS | Nasdaq | +1,23% | | đ¯đĩ Jepang | Nikkei 225 | +1,01% (21/7) | | đđ° Hong Kong | Hang Seng | +2,4% | | đ¨đŗ China | Shanghai | +0,9% | | đ°đˇ Korea | KOSPI | -4,04% | | đŦđ§ Inggris | FTSE 100 | -0,4% | | đŠđĒ Jerman | DAX | +0,4% | | đĢđˇ Prancis | CAC 40 | +0,2% |
đ Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan rekomendasi investasi atau ajakan untuk membeli/menjual aset. Seluruh data dan analisis disusun berdasarkan informasi yang tersedia pada saat publikasi. Keputusan investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan profesional sebelum mengambil keputusan investasi.
Sumber: Tickerdaily, Trading Economics, RTTNews, StreetStats, Yahoo Finance, IMF