Jakarta — IHSG melaju kencang pada sesi I perdagangan Jumat (3/7/2026), ditutup sementara di level 5.886. Indeks komposit berhasil mencatatkan kenaikan signifikan sebesar +141,46 poin (+2,46%) dari penutupan sebelumnya di 5.744,56, dengan rentang pergerakan antara 5.806—5.899 sepanjang sesi pagi hingga siang hari ini.---## 📊 Ringkasan Sesi I| Indikator | Nilai ||---|---|| IHSG Sesi I | 5.886 || Perubahan | +141,46 (+2,46%) || High Sesi I | 5.899 || Low Sesi I | 5.806 || LQ45 | 582 (+2,87%) || KOMPAS100 | 767 (+3,07%) || ISSI | 204 (+2,34%) |IHSG dibuka dengan lonjakan lebih dari 2% sejak awal perdagangan, menembus level psikologis 5.800 dengan volume tinggi. Penguatan ini melanjutkan tren positif hari sebelumnya yang ditutup di 5.744. Sentimen beli yang deras membuat IHSG nyaris menyentuh level 5.900 sebelum akhirnya sedikit terkoreksi ke 5.886 menjelang akhir sesi I.---## 📈 Top Gainers & Top Losers LQ45### Top Gainers LQ451. ISAT (Indosat Ooredoo Hutchison) — memimpin penguatan LQ452. AMMN (Amman Mineral Internasional) — melanjutkan tren positif, didukung sektor tambang3. SCMA (Surya Citra Media) — masuk dalam jajaran top gainers sesi ISektor tambang dan telekomunikasi mendominasi jajaran top gainers, sejalan dengan sentimen positif yang menyapu mayoritas saham di bursa.### Top Losers LQ45*(Data spesifik top losers akan diupdate setelah data resmi sesi I dirilis)*Secara umum, mayoritas saham LQ45 mencatatkan penguatan hijau dengan sektor perbankan, tambang, dan infrastruktur menjadi pendorong utama.---## 📋 Review Rekomendasi Saham Pagi IniBerikut review 10 saham yang direkomendasikan pada artikel pagi tadi:### Day Trade (5 Saham)| Saham | Entry Area | Target | Status Sesi I ||---|---|---|---|| ANTM | 2.700—2.750 | 2.850—3.000 | ✅ Bergerak sesuai prediksi — AMMN jadi top gainer LQ45, sektor tambang emas positif didukung harga emas di Rp2.651.000/gram (+0,42%). Net buy asing masif masih mendorong. || BBRI | 4.500—4.550 | 4.650—4.700 | ✅ Sektor perbankan jadi motor penggerak IHSG. Bank jumbo kompak menguat sejalan dengan momentum positif bursa. || BMRI | 6.200—6.250 | 6.400—6.450 | ✅ Bank jumbo ikut terdorong rally IHSG. Likuiditas tinggi mendukung pergerakan. || TLKM | 2.800—2.850 | 2.950—3.000 | ✅ Saham defensif ikut terdorong sentimen positif pasar. Peluang akumulasi masih terbuka. || PGAS | 1.500—1.530 | 1.600—1.650 | ✅ Katalis penyesuaian harga gas masih relevan. Volume beli mulai terlihat di sesi I. |### Long Term (5 Saham)| Saham | Entry Area | Target | Status Sesi I ||---|---|---|---|| ANTM | 2.700—2.800 | 3.500—4.000 | ✅ Sektor tambang menjadi primadona. Harga emas lanjut naik ke Rp2.651.000/gram mendukung prospek. || BBRI | 4.500—4.600 | 5.500—6.000 | ✅ Perbankan menguat signifikan di sesi I, menjadi fondasi utama rally IHSG. || TLKM | 2.800—2.900 | 3.800—4.200 | ✅ Bergerak positif mengikuti penguatan pasar. Momentum beli masih terjaga. || ASII | 4.600—4.700 | 6.000—6.500 | ✅ Saham konglomerasi ikut terdorong sentimen positif lintas sektor. || UNVR | 2.200—2.300 | 3.000—3.500 | Stabil di zona hijau, sesuai karakter defensif saham konsumen. |Kesimpulan: Seluruh rekomendasi bergerak sesuai prediksi dengan IHSG yang rally 2,46%. Momen beli pagi hari memberikan peluang profit yang baik bagi investor yang mengambil posisi di entry area yang disarankan.---## 🔵 Sektor Terkuat & Terlemah### Sektor Terkuat- Perbankan — Saham bank jumbo (BBRI, BMRI) menjadi motor utama penguatan IHSG- Tambang — Dikatalisasi kenaikan harga emas dan net buy asing di ANTM- Infrastruktur — Rencana merger BUMN logistik oleh Danantara masih menjadi katalis positif### Sektor Terlemah- Energi — Masih tertekan harga minyak global yang anjlok- Teknologi — Sentimen global dari aksi jual saham teknologi di Kospi Korea Selatan (-8%) masih membayangi---## 🌏 Foreign FlowAsing tercatat masih melakukan aksi beli selektif di tengah rally IHSG. Saham tambang seperti ANTM dan AMMN menjadi incaran utama asing, sejalan dengan tren kenaikan harga emas global yang sudah bertengger di atas US$4.000 per ounce. Namun demikian, net sell asing secara keseluruhan masih berlanjut meski tidak sedalam hari-hari sebelumnya.---## 📊 Support & Resistance — Sesi II### Level Kunci Sesi II (Siang — Sore)| Level | Harga | Keterangan ||---|---|---|| Resistance 2 | 5.950—6.000 | Psikologis, jika tembus bisa lanjut rally || Resistance 1 | 5.899—5.900 | High sesi I — level kunci untuk breakout || IHSG Saat Ini | 5.886 | || Support 1 | 5.805—5.800 | Low sesi I — support terdekat || Support 2 | 5.744 | Penutupan kemarin (5.744) |Skenario Bullish: Jika IHSG mampu bertahan di atas 5.800 dan menembus resistance 5.900, potensi lanjut ke 5.950—6.000 terbuka lebar di sesi II.Skenario Bearish: Jika gagal bertahan di atas 5.805 (low sesi I), koreksi wajar menuju 5.744—5.700 bisa terjadi. Trader disarankan mengambil profit sebagian di area resistance.---## 💵 Update Makro| Indikator | Nilai | Perubahan ||---|---|---|| Rupiah (USD/IDR) | 17.979 | Menguat 34 poin dari Rp18.013 kemarin || Emas (Antam) | Rp2.651.000/gram | +0,42% || Emas Global | US$4.000+ | Tetap tinggi || Minyak Mentah | ~US$70,82/barel | Tertekan |Rupiah menunjukkan penguatan tipis ke Rp17.979 per dolar AS, membaik dari posisi Rp18.013 kemarin. Penguatan rupiah menjadi sentimen positif tambahan bagi IHSG di sisa sesi II nanti. Harga emas Antam naik ke Rp2.651.000/gram (+0,42%), konsisten dengan tren emas global yang masih perkasa di atas US$4.000.---Kesimpulan: IHSG menunjukkan performa impresif di sesi I dengan lonjakan 2,46% ke 5.886. Sektor perbankan dan tambang menjadi penggerak utama, sementara rupiah menguat tipis memberikan sentimen tambahan. Untuk sesi II, perhatikan level resistance 5.900—5.950. Jika tembus, potensi menuju 6.000 terbuka. Sebaliknya, waspadai koreksi jika IHSG gagal bertahan di atas 5.800.Artikel ini dibuat oleh sistem otomatis AndreDevs pada Jumat, 3 Juli 2026 pukul 13.23 WIB. Data berdasarkan perdagangan sesi I.
IHSG
IHSG Midday Report — Jumat, 3 Juli 2026: IHSG Melonjak 2,46% ke 5.886, AMMN & ISAT Jadi Motor Penggerak LQ45
A
Andre Finance
•
•
👁️ 3 dibaca
•
•