IHSG

IHSG Midday Report β€” Senin, 20 Juli 2026: IHSG Menguat 0,86% ke 6.228, AKRA-AADI-AMRT Pimpin LQ45

β€’ β€’ πŸ‘οΈ 4 dibaca β€’ β€’

Ringkasan Sesi I

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi I perdagangan Senin, 20 Juli 2026, dengan penguatan signifikan. IHSG ditutup di level 6.228,92, naik 53,38 poin (+0,86%) dari penutupan sebelumnya di 6.175,54.

Sepanjang sesi I, IHSG bergerak dalam rentang 6.191 - 6.250, menunjukkan momentum bullish yang cukup solid sejak pembukaan. Indeks dibuka naik 0,36% di level 6.200 dan terus melanjutkan penguatan hingga menyentuh level tertinggi harian di 6.249,9 sebelum terkoreksi tipis menjelang istirahat siang.

Hampir seluruh indeks sektoral kompak menghijau. LQ45 melesat 1,30% ke 630, IDX30 naik 1,34% ke 356, dan KOMPAS100 terapresiasi 1,13% ke 823. ISSI juga naik 0,91% ke 214, menandakan penguatan yang merata di seluruh papan.

Top Gainers & Top Losers LQ45

Top Gainers LQ45:

  • AKRA β€” AKR Corporindo memimpin penguatan di jajaran LQ45

  • AADI β€” ADI Sarana Armada juga mencatat kenaikan signifikan

  • AMRT β€” Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) turut menjadi pendorong utama

  • MEDC β€” Medco Energi ikut menghijau, didorong sentimen kenaikan harga minyak global akibat ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz

  • CUAN β€” Petrindo Jaya Kreasi juga tak ketinggalan dalam jajaran top gainers

Top Losers LQ45:

Data menunjukkan sejumlah saham blue chip mengalami tekanan jual, terutama di sektor yang terkait dengan fluktuasi rupiah dan ketidakpastian suku bunga global. Sektor perbankan big banks justru diborong asing sehingga tetap stabil.

Review Rekomendasi Saham Pagi Ini

Sejumlah sekuritas telah mengeluarkan rekomendasi saham pagi tadi. Berikut pergerakannya hingga sesi I:

  • TLKM (Telkom Indonesia) β€” Direkomendasikan beberapa sekuritas, bergerak stabil di zona hijau sejalan dengan penguatan IHSG. Support teknikal masih terjaga.

  • BUVA β€” Masuk dalam rekomendasi hari ini, menunjukkan pergerakan positif seiring sentimen sektoral yang mendukung.

  • BRIS (Bank Syariah Indonesia) β€” Rekomendasi dari Mirae dan sekuritas lainnya, mencatat penguatan didorong oleh aksi beli asing di sektor perbankan.

  • BMRI (Bank Mandiri) β€” Menjadi buruan utama asing hari ini. Saham big bank ini diborong asing dan mendorong IHSQ tetap solid.

  • BBCA (Bank Central Asia) β€” Stabil dengan kecenderungan menguat, didukung foreign inflow yang signifikan.

Saham-saham yang direkomendasikan pagi ini mayoritas bergerak sesuai prediksiβ€”menguat seiring momentum positif IHSG. Namun, investor tetap perlu waspada terhadap potensi koreksi technical rebound di sesi II.

Sektor Terkuat & Terlemah

Sektor Terkuat:

  • Energi β€” Sektor energi menjadi pendorong utama didorong lonjakan harga minyak mentah ke US$ 90,31/barrel (+2,51%) akibat eskalasi ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz. Saham MEDC, ADRO, dan PTBA turut menghijau.

  • Perbankan (Big Banks) β€” Aksi beli asing di saham-saham perbankan seperti BMRI, BBRI, dan BBCA menjadi motor penguatan IHSG.

  • Infrastruktur β€” Sektor infrastruktur juga tercatat positif seiring optimisme reformasi pasar.

Sektor Terlemah:

  • Properti β€” Sedikit tertinggal karena sensitivitas terhadap suku bunga. Pasar masih menunggu keputusan BI pekan ini.

  • Konsumsi non-primer β€” Tertekan pelemahan daya beli dan fluktuasi rupiah.

Foreign Flow

Asing tercatat melakukan aksi beli bersih (net buy) di sesi I hari ini, dengan target utama saham-saham perbankan big banks. Bank Mandiri (BMRI) menjadi buruan utama, diikuti BBCA dan BBRI. Aksi borong asing ini menjadi katalis utama penguatan IHSG di tengah pelemahan rupiah.

Namun demikian, beberapa saham juga terkena aksi jual asing pada awal sesi, sehingga investor disarankan untuk mencermati data net sell asing yang mungkin mengintai di sesi II.

Level Support & Resistance Sesi II

Resistance: 6.250 β†’ 6.300 (psikologis)

Support: 6.191 (low sesi I) β†’ 6.175 (previous close)

IHSG berpeluang melanjutkan penguatan ke 6.250-6.300 jika asing terus net buy. Namun, profit taking menjelang penutupan bisa membawa IHSG kembali ke kisaran 6.200-6.220. Investor disarankan mencermati level 6.250 sebagai resisten kunci sesi II.

Update Makro

  • Rupiah: USD/IDR dibuka melemah di Rp 17.960 dan bergerak ke Rp 17.985 (+40 poin / +0,22%). Rupiah terus mendekati level psikologis Rp 18.000 di tengah penguatan dolar AS dan ketegangan geopolitik global.

  • Emas: Harga emas terkoreksi tipis ke Rp 2.610.000 (-0,15%), sejalan dengan penguatan dolar AS.

  • Minyak: Harga minyak mentah melonjak 2,51% ke US$ 90,31/barrel. Eskalasi konflik AS-Iran di Selat Hormuz menjadi katalis utama, meningkatkan kekhawatiran gangguan pasokan global.

  • BI Rate: Pasar masih menunggu keputusan suku bunga BI pekan ini. Ekspektasi pasar masih terbelah antara mempertahankan suku bunga atau menyesuaikan di tengah tekanan rupiah.

Bagikan: Twitter WhatsApp

πŸ’¬ Komentar

0 komentar
0/500
⏳ Memuat komentar...