Ringkasan Pergerakan IHSG Sesi I
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup di zona hijau pada sesi I perdagangan Jumat, 10 Juli 2026. IHSG ditutup di level 5.918, menguat +6,03 poin (+0,10%) dari penutupan sebelumnya di 5.912.
Sepanjang sesi I, IHSG bergerak fluktuatif dengan rentang 5.905 - 5.950. Indeks sempat dibuka menguat hingga 0,5% di awal sesi, namun aksi ambil untung muncul menjelang tengah hari sehingga penguatan tertahan. Sekitar sepertiga dari total emiten yang diperdagangkan berada di zona hijau.
Saham-saham sektor energi dan tambang menjadi motor penggerak utama IHSG. PGEO (Pertamina Geothermal Energy), HRTA (Harum Energy), dan ADRO (Adaro Energy) tercatat sebagai top gainers di sesi I hari ini.
Indeks Lainnya
IndeksHargaChange% **IHSG (IDX)**5.918+6,03+0,10% KOMPAS100770+0,93+0,12% LQ45587-0,18-0,03% ISSI204+0,59+0,29% IDX30332-0,43-0,13% IDXHIDIV20411-0,29-0,07% IDXV30112+0,70+0,63%
Top Gainers & Top Losers LQ45
Top Gainers LQ45 Sesi I:
PGEO â Saham Pertamina Geothermal Energy memimpin penguatan, didorong katalis sektor energi dan komoditas yang positif secara global
HRTA â Harum Energy melanjutkan tren positif seiring kenaikan harga batu bara global akibat tensi geopolitik AS-Iran
ADRO â Adaro Energy konsisten hijau, momentum komoditas energi masih kuat untuk jangka pendek
ANTM â Aneka Tambang memimpin penguatan LQ45 di awal sesi, didukung harga emas yang naik 0,65% ke Rp2.650.000/gram
Top Losers LQ45 Sesi I:
LQ45 sendiri flat tipis di 587 (-0,03%), menunjukkan pergerakan yang mixed di antara konstituennya
Saham-saham perbankan seperti BBRI dan BMRI masih tertekan oleh aksi net sell asing yang berkelanjutan
Beberapa saham teknologi dan consumer goods bergerak variatif dengan kecenderungan melemah akibat aksi ambil untung
Review Rekomendasi Saham Pagi Ini
Berikut review terhadap 10 rekomendasi saham yang dipublikasikan pagi ini oleh Andre Finance:
Day Trade (5 Saham)
SahamEntryTPSLStatus Sesi I
ADRO â 2.500 - 2.5402.6002.450 Top Gainer! Bergerak sesuai prediksi. Kenaikan harga batu bara akibat eskalasi AS-Iran menjadi katalis utama. Momentum kuat untuk lanjut ke sesi II.
BRPT â 985 - 1.0001.030960 Masih bertahan di zona hijau. Sektor energi yang menjadi katalis utama terus mendukung pergerakan BRPT. Volume transaksi cukup solid.
DEWA â 1.150 - 1.1701.2101.120 Kemarin menjadi top gainer LQ45. Hari ini masih positif meski penguatan tidak seekstrem sebelumnya.
ESSA540 - 550575525 Saham gas ini bergerak variatif. Sentimen energi positif namun aksi ambil untung mulai terlihat. Pantau support entry.
BUMI115 - 118126110 Sideways di rentang entry. Harga batu bara naik memberikan support, namun volume perlu dikonfirmasi.
Long Term (5 Saham)
SahamEntryTPSLStatus Sesi I
TLKM â 2.800 - 2.9003.5002.600 Katalis Positif Besar: TLKM membagikan dividen Rp22 triliun hari ini â sentimen sangat positif. Dividen yield yang atraktif menambah daya tarik bagi investor jangka panjang.
ASII4.200 - 4.3505.2003.800 Terkonsolidasi di area support. Valuasi masih menarik untuk akumulasi bertahap.
BBRI3.800 - 4.0005.0003.400 Masih tertekan aksi jual asing di sektor perbankan. Fundamental solid untuk akumulasi jangka panjang.
UNVR2.200 - 2.3503.0001.900 Saham defensif bergerak stabil. Cocok sebagai portfolio hedge di tengah volatilitas.
ICBP9.800 - 10.20012.5008.800 FMCG giant bergerak sideways. Ekspansi internasional jadi katalis jangka panjang.
Sektor Terkuat & Terlemah
Sektor Terkuat:
Energi: Sektor energi memimpin penguatan dengan PGEO, ADRO, dan BRPT sebagai motor utama. Eskalasi konflik AS-Iran mendorong harga komoditas energi global dan memberikan sentimen positif signifikan bagi sektor ini.
Tambang: Tambang batu bara dan mineral logam menguat didukung harga emas yang naik 0,65% ke Rp2.650.000/gram serta kenaikan harga batu bara global. HRTA, ANTM, dan ADRO menjadi penggerak utama.
Sektor Terlemah:
Perbankan: Masih menjadi sektor paling tertekan akibat aksi net sell asing yang berkelanjutan. Saham big cap bank seperti BBRI dan BMRI masih dalam tekanan. Program take over KPR BRI dengan bunga 3% diharapkan bisa mendorong kinerja kredit.
Consumer Non-Cyclicals: Sebagian saham consumer goods bergerak variatif dengan kecenderungan melemah akibat aksi ambil untung setelah kenaikan sebelumnya.
Foreign Flow
Berdasarkan laporan CNBC Indonesia, asing masih melanjutkan aksi net sell pada perdagangan hari ini. Namun demikian, terjadi rotasi di mana asing mulai masuk ke saham-saham sektor perbankan dan komoditas di tengah tekanan jual secara keseluruhan.
Kemarin (Kamis, 9 Juli), asing tercatat melakukan net sell sekitar Rp221 miliar. Pola yang sama tampaknya masih berlanjut meski dengan intensitas yang mulai berkurang. Saham-saham berfundamental kuat yang sudah terkoreksi dalam mulai dilirik kembali oleh investor asing.
Level Support & Resistance Sesi II
LevelIHSGKeterangan Resistance 35.980 - 6.000Resistance psikologis utama Resistance 25.950High sesi I â area resistance terdekat Resistance 15.930Rata-rata pergerakan sesi I Pivot5.912Penutupan kemarin Support 15.905Low sesi I Support 25.875Support menengah Support 35.840Low kemarin â support kritis
Proyeksi Sesi II: IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan menguji resistance 5.950. Jika berhasil menembus level tersebut, IHSG berpotensi menuju 5.980 - 6.000. Namun jika gagal, koreksi ke support 5.905 - 5.875 bisa terjadi. Volume perdagangan jelang akhir pekan biasanya cenderung lebih tipis sehingga pergerakan bisa terbatas. Investor disarankan untuk tetap waspada terhadap potensi aksi ambil untung di sisa sesi II.
Update Makro
Rupiah: USD/IDR berada di level 18.088, menguat 42 poin (-0,23%) terhadap dolar AS. Rupiah dibuka menguat tipis di Rp18.060 dan terus terapresiasi sepanjang sesi I. Penguatan rupiah menjadi angin segar bagi pasar modal di tengah tekanan global.
Emas: Harga emas naik 0,65% ke Rp2.650.000 per gram, didorong oleh ketegangan geopolitik AS-Iran yang meningkatkan permintaan aset safe haven.
Minyak: Harga minyak mentah dunia menguat di tengah eskalasi konflik AS-Iran. Pasar masih dibayangi potensi gangguan pasokan dari kawasan Timur Tengah yang mempengaruhi harga energi global.
Berita Korporasi:
TLKM â Telkom membagikan dividen Rp22 triliun hari ini, menjadi katalis positif signifikan bagi harga saham dan sentimen pasar secara keseluruhan.
RANS â Emiten milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina resmi melantai di bursa (IPO) dan langsung menyentuh auto reject atas (ARA) pada hari pertama perdagangan. IPO RANS diramaikan oleh Haji Isam, Axton Salim, Boy Thohir, hingga Anin Bakrie sebagai investor kunci.
BRI â Menawarkan program take over KPR dengan bunga mulai 3% untuk mendorong ekspansi kredit di segmen ritel.
Pasar Global: Wall Street ditutup variatif semalam. Pasar Asia bergerak mixed pagi ini dengan fokus utama pada data inflasi AS yang akan datang serta perkembangan eskalasi geopolitik AS-Iran.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual saham. Semua keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor. Andre Finance tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari keputusan investasi berdasarkan artikel ini. Selalu lakukan analisis mandiri (due diligence) sebelum berinvestasi.