IHSG Midday Report â Senin, 6 Juli 2026
đ IHSG Sesi I: Dari Hijau ke Merah
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah pada penutupan sesi I hari ini, Senin (6/7/2026). Setelah dibuka menguat 0,87% ke level 5.926,70 didorong sentimen positif bursa Asia dan Wall Street, IHSG gagal mempertahankan momentum dan terkoreksi hingga ditutup di 5.864,97 â turun 10,81 poin (-0,18%) dari penutupan Jumat lalu di 5.875,78.
Sepanjang sesi I, IHSG bergerak dalam rentang yang cukup lebar:
- Tertinggi: 5.935,68
- Terendah: 5.857,35
Sebanyak 295 saham melemah, 285 menguat, dan 198 stagnan. Volume perdagangan tercatat 10,7 miliar saham dengan nilai transaksi Rp4,76 triliun.
đģ Top Losers & Top Gainers LQ45
Top Losers Sesi I:
| Saham | Penurunan | Harga |
|---|---|---|
| ISAT (Indosat) | -4,53% | Rp1.895 |
| MBMA (Merdeka Battery) | -3,85% | Rp500 |
| ADMR (Alamtri Minerals) | -2,08% | Rp1.415 |
Top Gainers / Penopang IHSG:
| Saham | Kenaikan | Harga |
|---|---|---|
| AKRA (AKR Corporindo) | +1,20% | Rp1.270 |
| PTBA (Bukit Asam) | +0,87% | Rp2.330 |
| BBCA (BCA) | +0,83% | Rp6.100 |
Sementara itu, di awal sesi saham BUMI (+3,60%), DEWA (+3,82%), dan CUAN (+3,28%) sempat menjadi motor penggerak, namun momentum tersebut tak bertahan hingga sesi I berakhir.
đ Sektor Terkuat & Terlemah
Sebanyak 9 dari 11 indeks sektoral ditutup di zona merah pada sesi I:
Sektor Terlemah:
- IDX Infrastructure: -0,59%
- IDX Transportation & Logistics: -0,51%
- IDX Basic Materials: -0,43%
Sektor yang masih bertahan positif adalah IDX Energy dan IDX Finance, meski kenaikannya terbatas.
đ Review Rekomendasi Saham Pagi Ini
Sejumlah sekuritas telah mengeluarkan rekomendasi saham pagi tadi. Berikut pergerakannya di sesi I:
1. Indo Premier Sekuritas (IPOT):
- INCO â Rekomendasi BELI, TP Rp5.050 / SL Rp4.420. Pergerakan sesi I perlu diamati apakah mampu mendekati target.
- AMMN â Rekomendasi BELI, TP Rp3.800 / SL Rp3.380. Waspada karena ADMR (satu sektor) justru menjadi top loser.
- TPIA â Rekomendasi BELI, TP Rp3.050 / SL Rp2.650. Perlu dicermati di sesi II.
2. Saham yang disebut sebagai katalis penguatan pagi ini:
- BUMI â Pimpin kenaikan di awal sesi (+3,60%), pergerakan cukup sesuai prediksi.
- DEWA â Menguat 3,82% di awal, menjadi top gainer pembuka.
- CUAN â Naik 3,28% di awal sesi.
3. BRI Danareksa Sekuritas & BNI Sekuritas â Mengeluarkan rekomendasi rebound, namun aksi ambil untung (profit taking) cukup dominan dan membalikkan penguatan IHSG.
Catatan: Sebagian besar saham rekomendasi pagi ini bergerak sesuai ekspektasi di awal sesi, namun aksi jual menjelang siang cukup deras. Investor disarankan wait and see untuk entry di sesi II.
đĩ Foreign Flow
Investor asing kembali mencatatkan tekanan jual. Data terkini:
- Net sell awal Juli: Rp2,73 triliun
- Net sell dalam sepekan (IPOT): Rp2,9 triliun
- Net sell YTD 2026: Rp74,42 triliun
Saham-saham big caps banyak dilepas asing, konsisten dengan tren net sell tahun ini.
đ Support & Resistance Sesi II
Berdasarkan analisis teknikal IPOT:
Support:
- Support terdekat: 5.800 - 5.760
- Support berikutnya: 5.650 (jika tekanan jual meningkat)
Resistance:
- 5.950 (level psikologis)
- 6.000 - 6.050 (jika rebound kuat)
IHSG saat ini berada di 5.864, mendekati area support 5.800-5.760. Jika bertahan di atas level tersebut, potensi technical rebound di sesi II masih terbuka.
đ Update Makro
Rupiah: Rp18.016/USD â Melemah 35 poin (+0,19%) seiring kekhawatiran inflasi domestik dan tekanan dolar AS. Rupiah sempat mendekati level Rp18.000 pada perdagangan pagi.
Emas: Rp2.670.000/gram â Stabil, investor wait and see menjelang data ekonomi AS.
Minyak Mentah:
- Brent: US$71,79/barel (-0,5%)
- WTI: US$68,47/barel (-0,3%)
- OPEC+ akan menambah produksi 188.000 barel/hari mulai Agustus, membebani harga namun meredakan inflasi global.
Bursa Asia:
- MSCI Asia Pacific ex-Japan: -0,2%
- Nikkei Jepang: -1,4%
- Korsel: -1,2%
- China: Relatif datar
Data Domestik: PMI Manufaktur Juni 46,9 (kontraksi), inflasi YoY 3,34%. Pelaku pasar menanti rilis cadangan devisa Juni dan indeks kepercayaan konsumen.
đ Kesimpulan
IHSG gagal mempertahankan penguatan awal dan berbalik melemah di sesi I. Tekanan jual asing masih dominan, ditambah sentimen negatif dari bursa Asia dan koreksi sektor infrastruktur, transportasi, dan basic materials.
Untuk sesi II, perhatikan area support 5.800-5.760. Jika IHSG mampu bertahan, peluang rebound teknikal masih terbuka. Sebaliknya, jika tembus ke bawah 5.760, waspadai potensi koreksi lanjutan ke 5.650.
Tetap disiplin dengan strategi defense first, hindari averaging down agresif, dan prioritaskan saham big caps likuid â seperti yang direkomendasikan IPOT.
Andre Finance â IHSG Midday Report, 6 Juli 2026 Sumber: RTI, Kontan, CNBC Indonesia, Yahoo Finance