Ringkasan Pergerakan IHSG
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses membukukan penguatan signifikan pada perdagangan akhir pekan lalu. IHSG ditutup melonjak 131,22 poin (+2,28%) ke level 5.875,78, setelah sebelumnya bergerak pada rentang harian 5.805 â 5.899. Penguatan ini menjadi sinyal positif setelah pekan sebelumnya IHSG terkoreksi 0,35% dan masih dalam tren penurunan signifikan -32% sejak awal tahun.
Kenaikan IHSG ini didorong oleh aksi bargain hunting setelah pelemahan panjang serta optimisme pelaku pasar terhadap prospek semester kedua. Indeks-indeks lain juga mencatat penguatan: LQ45 naik 2,88%, IDX30 menguat 2,68%, dan Kompas100 tercatat +2,79%.
Support & Resistance Level IHSG
LevelNilaiKeterangan Resistance 15.900High harian terdekat Resistance 25.950Target penguatan lanjutan Resistance 36.000Level psikologis Support 15.800Low harian, area tahan Support 25.744Penutupan sebelumnya Support 35.700Support kritis jika koreksi
Sentimen Pasar
Aksi Asing: Asing masih mencatatkan net sell Rp3,27 triliun dalam sepekan terakhir dan Rp2,73 triliun di awal Juli. Saham-saham blue chip masih menjadi target jual asing. Namun aksi bargain hunting lokal cukup kuat menahan tekanan jual.
Rupiah: Nilai tukar rupiah berada di level Rp18.019/US$, masih tertekan setelah sempat menembus Rp18.000 di Semester I-2026. Pelemahan rupiah masih menjadi sentimen negatif bagi pasar modal.
Komoditas: Emas di level Rp2.670.000, masih stabil dan menarik bagi investor safe haven. Pergerakan komoditas global perlu dicermati.
Global: Bursa Asia bergerak beragam dengan pasar menanti sinyal baru dari The Fed. Ketidakpastian suku bunga global masih membayangi.
Domestik: IHSG yang sudah terkoreksi 32% dari level tertinggi (9.174) membuat valuasi semakin murah, menarik bagi investor jangka panjang. Aksi korporasi seperti buyback juga mulai terlihat (TRIS buyback Rp15 miliar).
Sektor Penggerak
Seluruh sektor kompak menguat pada perdagangan kali ini. Sektor-sektor yang menjadi motor penggerak utama antara lain sektor teknologi dan infrastruktur yang mencatat kenaikan signifikan. Sektor properti juga mulai menunjukkan pemulihan seiring stabilnya suku bunga acuan.
Rekomendasi Saham Hari Ini â Senin, 6 Juli 2026
Berikut adalah rekomendasi saham yang dapat dicermati oleh investor dan trader hari ini, berdasarkan analisis teknikal dan fundamental terkini:
Day Trade (5 Saham)
TipeSahamEntryTPSLAlasan Day TradeBUMI118-120128114Volume tinggi, momentum penguatan sektor energi. Support kuat di 118. Day TradePADI420-428450410Teknikal bullish, volume naik signifikan, breakout level resistance. Day TradeAMMN6.800-6.9007.2006.650Saham tambang prospektif, fundamental kuat, aksi beli asing mulai terlihat. Day TradeADRO2.500-2.5402.6502.450Kenaikan harga batu bara mendukung, pola rebound teknikal. Day TradeTLKM2.800-2.8502.9502.750Blue chip defensif, sektor telekomunikasi stabil, dividen menarik.
Long Term (5 Saham)
TipeSahamEntryTPSLAlasan Long TermBBCA8.500-8.70010.0008.000Fundamental terkuat di sektor perbankan, dividen konsisten, valuasi murah setelah koreksi. Long TermBBRI3.800-3.9004.8003.500Bank BUMN dengan penetrasi kredit UMKM luas, potensi NIM improvement. Long TermASII4.600-4.7005.8004.300Konglomerasi otomotif, sektor prospektif dengan ekspansi EV, valuasi diskon. Long TermTLKM2.800-2.8503.5002.600Monopoli infrastruktur telekomunikasi, dividen yield tinggi, bisnis data center berkembang. Long TermICBP9.800-10.00012.0009.200Saham consumer goods defensif, permintaan stabil, ekspansi pasar internasional.
Analisis Singkat
BUMI: PT Bumi Resources Tbk mendapat sentimen positif dari kenaikan harga batu bara dan efisiensi operasional. Secara teknikal, saham ini sedang dalam fase pemulihan dengan support kuat di level 118.
PADI: PT Minna Padi Investama bergerak di sektor jasa keuangan. Volume transaksi meningkat drastis dalam beberapa hari terakhir, mengindikasikan minat pasar yang tinggi.
AMMN: PT Amman Mineral Internasional Tbk merupakan salah satu emiten tambang dengan prospek jangka panjang yang cemerlang. Cadangan mineral besar dan operasional yang efisien menjadi katalis positif.
ADRO: PT Adaro Energy Tbk diuntungkan oleh tren harga komoditas energi yang masih kondusif. Saham ini menawarkan kombinasi pertumbuhan dan dividen yang menarik.
TLKM: PT Telkom Indonesia Tbk adalah saham blue chip defensif dengan bisnis telekomunikasi yang stabil. Ekspansi ke data center dan digital menjadi katalis pertumbuhan jangka panjang.
BBCA: PT Bank Central Asia Tbk tetap menjadi pilihan utama di sektor perbankan dengan kualitas aset terbaik, ROE tinggi, dan dividen konsisten. Koreksi harga membuat valuasi semakin menarik.
BBRI: PT Bank Rakyat Indonesia Tbk fokus pada segmen UMKM yang terus tumbuh. NIM yang membaik dan efisiensi operasional mendukung profitabilitas.
ASII: PT Astra International Tbk menawarkan diversifikasi bisnis dari otomotif hingga pertambangan. Valuasi yang murah setelah koreksi memberikan margin of safety yang cukup.
ICBP: PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk adalah emiten consumer goods defensif dengan permintaan yang relatif tidak terpengaruh siklus ekonomi. Produk-produk kebutuhan pokok menjadi penopang utama.
Disclaimer: Seluruh informasi dan rekomendasi saham yang disajikan dalam artikel ini bersifat informatif dan tidak dimaksudkan sebagai ajakan atau saran untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor masing-masing. Andre Finance tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul akibat keputusan investasi berdasarkan informasi ini. Selalu lakukan analisis mandiri dan konsultasikan dengan profesional keuangan sebelum berinvestasi.