Ringkasan Pergerakan IHSG
Pada perdagangan Senin, 13 Juli 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat signifikan 1,92% ke level 6.038. Indeks berhasil menembus kembali level psikologis 6.000 setelah sempat dibuka turun ke 5.904 pada awal sesi. Sepanjang hari, IHSG bergerak dari level terendah 5.898 hingga level tertinggi 6.038.
Penguatan ini didorong oleh sentimen positif dari keputusan S&P Global Ratings yang mempertahankan peringkat investment grade Indonesia dengan outlook stabil. Konfirmasi rating ini memberikan kepercayaan bagi investor global terhadap fundamental ekonomi Indonesia.
Support & Resistance Level
LevelKeterangan Resistance 36.200 Resistance 26.150 Resistance 16.100 IHSG Saat Ini****6.038 Support 15.950 Support 25.900 Support 35.850
Sentimen Pasar
Asing: Meski IHSG menguat, masih tercatat net sell asing di pasar reguler. Investor asing masih melakukan rotasi portofolio di tengah ketidakpastian global.
Rupiah: Nilai tukar rupiah melemah ke level Rp18.125 per USD (data Kontan) dan sempat menyentuh Rp18.100 per USD (data CNBC). Pelemahan rupiah masih menjadi perhatian pelaku pasar.
Global: S&P Global mempertahankan rating investment grade RI dengan outlook stabil dan memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh 5,1% di 2026. Ini menjadi katalis positif bagi pasar modal Indonesia.
Komoditas: Harga emas terpantau di Rp2.635.000 (-0,75%). Pergerakan komoditas masih bervariasi.
Proyeksi: IHSG diproyeksikan bisa menyentuh level 7.000 pada akhir tahun 2026, didorong oleh hilirisasi dan proyek strategis nasional termasuk Danantara yang menggarap 26 proyek hilirisasi senilai Rp225 triliun.
Sektor Penggerak
Sektor perbankan menjadi motor utama penguatan IHSG, dengan saham-saham bank besar mencatat kenaikan signifikan setelah pengumuman S&P:
BMRI (Bank Mandiri) naik 4,17%
BBNI (BNI) naik 3,22%
BBRI (Bank Rakyat Indonesia) naik 2,87%
Sektor energi dan tambang juga turut mendorong indeks, dengan saham BRPT, AMMN, dan UNTR menjadi top gainers LQ45. Sektor infrastruktur dan telekomunikasi juga menunjukkan pergerakan positif.
â ī¸ DISCLAIMER
Rekomendasi saham di bawah ini merupakan hasil analisis teknikal dan fundamental berdasarkan data pasar terkini. Seluruh informasi bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor masing-masing. Andre Finance tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul dari keputusan investasi berdasarkan artikel ini. Pastikan Anda melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan profesional sebelum berinvestasi.
đ Rekomendasi Saham Hari Ini â Selasa, 14 Juli 2026
Berdasarkan momentum penguatan IHSG pasca rating S&P dan proyeksi kelanjutan bullish jangka pendek.
Day Trade (5 Saham)
TipeSahamEntryTPSLAlasan
Day TradeBMRI6.800 - 6.8506.950 - 7.0006.700 Momentum positif pasca S&P rating. Volume tinggi +4,17% kemarin, breakout resistance jangka pendek. Cocok untuk scalping di awal sesi.
Day TradeBBRI5.200 - 5.2505.350 - 5.4005.100 Bank dengan fundamental kuat. Naik 2,87% kemarin dengan volume di atas rata-rata. Support terbentuk di 5.200.
Day TradePGAS1.850 - 1.8801.950 - 2.0001.800 Sektor energi masih menarik. Top gainer LQ45 sesi I kemarin. Volume meningkat signifikan.
Day TradeBRPT4.500 - 4.5504.700 - 4.7504.400 Top gainer LQ45, momentum penguatan kuat. Breakout level resistance harian.
Day TradeAMMN12.000 - 12.10012.500 - 12.60011.800 Saham tambang dengan prospek hilirisasi. Masuk top gainers LQ45, volume tinggi mendukung pergerakan.
Long Term (5 Saham)
TipeSahamEntryTPSLAlasan
Long TermBBCA10.500 - 10.60012.000 (6 bln)10.000 Raja perbankan dengan fundamental terkuat. Konsisten dividen dan pertumbuhan laba. Ideal untuk hold jangka panjang.
Long TermTLKM3.000 - 3.1003.800 (6 bln)2.800 Telkomsel masih dominan di infrastruktur digital. Valuasi saat ini menarik untuk akumulasi. Dividen yield kompetitif.
Long TermASII4.800 - 4.9005.800 (6 bln)4.400 Konglomerat otomotif dan tambang. Diversifikasi bisnis kuat. Prospek hilirisasi dan pemulihan daya beli mendukung.
Long TermADRO3.200 - 3.3004.200 (6 bln)2.900 Sektor tambang batu bara masih prospektif. Harga komoditas stabil. Manajemen efisien dengan dividen menarik.
Long TermEXCL2.200 - 2.3003.000 (6 bln)2.000 Operator telekomunikasi dengan pertumbuhan data kuat. Sinergi infrastruktur dan ekspansi 5G. Valuasi masih wajar.
Analisis Singkat Saham Rekomendasi
BMRI: Fundamental solid dengan NIM yang terjaga dan efisiensi operasional yang terus membaik. Sentimen positif dari rating S&P mendorong aksi beli di sektor perbankan. Secara teknikal, BMRI menunjukkan breakout dari konsolidasi jangka pendek.
BBRI: Bank dengan penetrasi kredit mikro terluas. Pertumbuhan kredit didorong oleh segmen UMKM. Dengan outlook ekonomi 5,1% di 2026, pertumbuhan laba diproyeksikan positif.
PGAS: Emiten gas bumi milik negara yang diuntungkan oleh kebijakan energi nasional. Volume perdagangan meningkat dan momentum teknikal menunjukkan potensi lanjutan.
BRPT: Barito Pacific â konglomerat petrokimia yang tengah ekspansi besar-besaran. Saham ini menjadi top gainer LQ45 dan diminati pelaku pasar karena prospek hilirisasi.
AMMN: Amman Mineral â tambang tembaga dan emas dengan prospek jangka panjang cerah. Didukung hilirisasi dan permintaan global terhadap logam transisi energi.
BBCA: Bank dengan kapitalisasi pasar terbesar dan manajemen terbaik. Pertumbuhan laba konsisten, dividen stabil. Pilihan utama untuk investasi jangka panjang.
TLKM: Pemain utama infrastruktur telekomunikasi dengan pusat data dan fiber optik. Transformasi digital pemerintah menjadi katalis pertumbuhan.
ASII: Astra International â holding dengan portofolio bisnis terdiversifikasi dari otomotif hingga pertambangan. Kinerja anak usaha solid.
ADRO: Adaro Energy â efisien dalam produksi batu bara. Diversifikasi ke energi hijau dan hilirisasi. Dividen konsisten menjadi daya tarik investor.
EXCL: XL Axiata â operator dengan pertumbuhan pengguna data tinggi. Infrastruktur 5G dan jaringan fiber memberikan prospek pendapatan jangka panjang.
Artikel ini diperbarui pada Selasa, 14 Juli 2026 pukul 07:15 WIB. Data harga merupakan data penutupan perdagangan Senin, 13 Juli 2026. Semua rekomendasi bersifat informatif dan bukan jaminan keuntungan. Selalu lakukan analisis mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
â Andre Finance, Ihdatul Kamilia Lubis