Ringkasan Pergerakan IHSG
Pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (10/7/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis 0,20% (+11,92 poin) ke level 5.924,36. Pergerakan ini melanjutkan tren positif yang terbentuk sepanjang pekan sebelumnya, di mana IHSG tercatat menguat 0,83% secara mingguan.
Sepanjang hari perdagangan, IHSG bergerak dalam rentang 5.887 - 5.949 dengan level tertinggi harian mencapai 5.949,99 dan level terendah di 5.887,83. Meskipun ditutup hijau, pergerakan IHSG masih berada di bawah Moving Average (MA) 20 harian, mengindikasikan bahwa tekanan jual masih cukup terasa.
Support & Resistance Level
LevelSupportResistance Harian5.486 - 5.3176.007 - 6.286 Mingguan5.7426.112 Proyeksi5.640 - 5.7526.000 - 6.203
Analis memproyeksikan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan menuju area 6.083 - 6.203, namun tetap waspadai area koreksi di level 5.752 - 5.797.
Sentimen Pasar
Asing: tercatat masih melakukan aksi beli bersih (net buy) pada saham-saham unggulan sepekan terakhir, terutama di sektor perbankan dan komoditas
Rupiah: USD/IDR berada di level 18.087, menguat 43 poin (-0,24%) terhadap dolar AS
Emas: harga emas stabil di Rp 2.655.000 per gram
Global: Investor mencermati risalah The Fed yang diperkirakan masih menerapkan kebijakan higher for longer, serta data inflasi AS yang akan dirilis pekan ini
Domestik: Ancaman downgrade peringkat utang Indonesia masih menjadi bayang-bayang, namun optimisme data makro China dan laporan keuangan Q2 2026 memberikan sentimen positif
Komoditas: pergerakan harga komoditas dunia turut mempengaruhi sektor tambang dan energi
Sektor Penggerak
Penguatan IHSG ditopang oleh sektor-sektor berikut:
Perbankan: BBCA, BBRI, BMRI menjadi motor penggerak indeks dengan kapitalisasi pasar terbesar
Komoditas/Tambang: ADRO, BRPT, ANTM ikut mendorong penguatan LQ45 dan IHSG
Perkebunan: LSIP, TAPG, GULA mencatatkan kenaikan seiring sentimen positif komoditas CPO
Rekomendasi Saham â Senin, 13 Juli 2026
đĨ Day Trade (5 Rekomendasi)
TipeSahamEntryTPSLAlasan
Trading BuyARCI970 - 9951.115 / 1.225920 Menguat 4,71% ke 1.000, volume beli dominan. Berhasil tembus MA20, diperkirakan awal wave 3 dari wave (C).
Buy on WeaknessBMRI3.780 - 3.8504.180 / 4.2703.710 Menguat 0,99% ke 4.080, dominasi volume beli. Posisi di wave [b] dari wave B, masih berpotensi lanjutkan penguatan.
Trading BuyMINA250 - 266310 / 336238 Koreksi 1,45% ke 272, entry menarik. Berada di wave (iii) dari wave [iii] â potensi upside besar.
Buy on WeaknessTAPG1.500 - 1.5401.625 / 1.7001.450 Menguat 0,98% ke 1.540, volume meningkat. Masih di atas MA20, wave [ii] dari wave C.
Buy on WeaknessANTM1.850 - 1.9002.000 / 2.1001.780 Rekomendasi Pilarmas, sentimen positif harga emas dan nikel global, fundamental kuat.
đ Long Term (5 Rekomendasi)
TipeSahamEntryTPSLAlasan
AccumulateBBCA9.800 - 10.00011.500 / 12.0009.200 Bank swasta terbesar, fundamental solid, dividen konsisten. Cocok untuk hold jangka panjang.
AccumulateBBRI4.400 - 4.6005.200 / 5.8004.000 Bank BUMN dengan penetrasi mikro terkuat. Likuiditas tinggi, prospek laba Q2 positif.
AccumulateTLKM3.200 - 3.4003.800 / 4.2003.000 Telkomunikasi defensif, arus kas kuat, ekspansi data center. Tahan terhadap gejolak pasar.
AccumulateASII5.000 - 5.2006.000 / 6.5004.700 Konglomerat otomotif dan alat berat. Diversifikasi bisnis, prospek positif dari pemulihan ekonomi.
AccumulateADRO2.800 - 3.0003.500 / 3.8002.600 Emiten tambang batu bara dengan diversifikasi ke mineral. Sentimen komoditas masih mendukung.
đ Analisis Singkat
ARCI â Setelah menembus MA20 dengan volume besar, ARCI menunjukkan potensi penguatan lanjutan. Level 920 menjadi stoploss kunci; selama bertahan di atasnya, tren bullish masih utuh.
BMRI â Masih dalam fase konsolidasi wave [b] namun ada potensi breakout. Entry di area 3.780-3.850 memberikan risk-reward yang menarik dengan TP 4.270.
MINA â Saham lapis dua dengan volatilitas tinggi. Koreksi kemarin memberi peluang entry murah. Target ke 336 jika wave (iii) berjalan sesuai skenario.
TAPG â Saham perkebunan yang sedang dalam tren positif, didukung harga CPO global. Pola wave menunjukkan potensi lanjutan penguatan.
ANTM â Sentimen positif dari kenaikan harga emas dan nikel membuat ANTM menarik untuk dikoleksi. Diversifikasi bisnis ke smelter jadi katalis positif.
Untuk jangka panjang: BBCA, BBRI, TLKM, ASII, dan ADRO merupakan saham blue chip dengan fundamental kuat. Cocok untuk investor yang ingin hold minimal 6-12 bulan dengan target pertumbuhan 15-25%.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual saham. Seluruh analisis dan rekomendasi disusun berdasarkan data yang tersedia untuk umum. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor. Andre Finance tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari keputusan investasi berdasarkan artikel ini. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan dengan penasihat keuangan profesional sebelum berinvestasi.